PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sukses menggelar pembekalan Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SLTA Sederajat. Kegiatan yang diikuti oleh para pelajar tingkat SLTA ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 21 hingga 23 Juli 2026, di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat.
Acara dibuka secara resmi pada Selasa (21/7/2026) oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Muharram, S.Sos., M.M., mewakili Bupati Pasaman Barat Yulianto, S.H., M.M., didampingi Kabid Layanan dan TIK, Rizki, S.A.P.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Muharram menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya literasi sejak dini bagi generasi muda.
“Lomba resensi buku ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah strategis untuk menumbuhkan budaya baca dan nalar kritis pelajar kita dalam menghadapi tantangan era digital,” ujar Muharram.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sesi pembuka dilanjutkan oleh narasumber Dr. Nur Asmah, S.H., M.H., yang memaparkan bahwa resensi buku melatih kemampuan memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menyampaikan gagasan secara sistematis dan menarik.

Pada hari kedua, Rabu (22/7/2026), pelatihan menghadirkan penulis lokal Suria Tresna dengan materi “Menulis Resensi Buku dengan Asyik dan Menarik.” Peserta pemula diberikan pembekalan mulai dari teknik dasar hingga cara menulis ulasan yang memberikan wawasan bagi pembaca.
Suria turut memotivasi peserta melalui kutipan Imam Al-Ghazali, “Jika kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka menulislah.” Ia menegaskan bahwa menulis merupakan salah satu jalan menuju kesuksesan dan dapat mendatangkan banyak manfaat positif.
Rangkaian kegiatan pada hari ketiga, Kamis (23/7/2026), menghadirkan editor dan pegiat literasi Desma Enim Tanjoeng untuk memberikan materi tata cara penulisan yang baik dan benar.
Acara ditutup secara resmi oleh Kabid Layanan dan TIK, Rizki, S.A.P. Dalam arahannya, ia berpesan agar para peserta dapat menyerap dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
“Kami berharap melalui lomba ini lahir karya-karya tulis yang berkualitas, kritis, dan membanggakan dari pelajar Pasaman Barat,” ujar Rizki.
Dengan pembekalan ini, para peserta diharapkan tidak hanya siap menghadapi kompetisi resensi buku, tetapi juga mampu menjadikan aktivitas menulis sebagai kebiasaan positif yang berkelanjutan dalam mendukung kemajuan dunia literasi di Kabupaten Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









