PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id — Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, mencatat pengungkapan tujuh kasus kriminalitas sepanjang digelarnya Operasi Sikat Singgalang 2026 yang berjalan selama dua pekan.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr..K., memaparkan bahwa operasi penegakan hukum tersebut dijadwalkan mulai 25 Juni sampai 8 Juli 2026.
“Operasi Sikat Singgalang 2026 dilaksanakan selama 14 hari dengan sasaran utama tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Kamis (23/7/2026).
Selama kurun waktu operasi tersebut, petugas kepolisian berhasil merampungkan penyelidikan dan membongkar tujuh kasus kejahatan yang tersebar di berbagai titik di Kabupaten Pasaman Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total capaian itu, empat kejadian tercatat sebagai Target Operasi (TO) yang telah dipetakan sebelumnya, sementara tiga perkara lainnya merupakan hasil pengembangan di luar target awal.
“Empat kasus yang berhasil diungkap merupakan Target Operasi, sedangkan tiga kasus lainnya merupakan pengungkapan non Target Operasi yang berhasil diungkap selama pelaksanaan operasi,” terang Kasat Reskrim.
Selain mengungkap kasus, polisi juga meringkus sembilan orang terduga pelaku kejahatan yang masing-masing berinisial AF (29), RF (30), AU (27), HS (23), SA (26), RJ (24), AG (18), MF (21), dan IR (21).
Sebagai langkah antisipasi, Kasat Reskrim mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kehati-hatian terhadap potensi ancaman kriminalitas di lingkungan sekitar serta berpartisipasi aktif menjaga keamanan wilayah.
“Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkan melalui layanan Kepolisian 110 atau menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, maupun langsung ke Polres Pasaman Barat. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Keberhasilan pengungkapan tujuh kasus kejahatan ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi yang berkesinambungan antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas serta mewujudkan rasa aman secara menyeluruh di Kabupaten Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









