PADANG, SUMBAR.NEWSLINE.id — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan PMI Kota Padang melalui penandatanganan nota kesepahaman guna mengoptimalkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Pasaman Barat yang sedang berobat di Padang.
Kesepakatan tersebut difokuskan pada penyediaan fasilitas ambulans gratis untuk melayani mobilisasi pasien dari rumah singgah menuju rumah sakit maupun sebaliknya, serta memastikan kemudahan akses pemenuhan stok darah lewat Unit Donor Darah PMI Kota Padang sesuai aturan yang berlaku.
Proses penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, bersama pimpinan PMI Kota Padang bertempat di Hotel Axana Padang pada Rabu (22/7/2026). Acara penting tersebut disaksikan dalam rangkaian agenda pelantikan Pengurus serta Dewan Kehormatan PMI Kota Padang untuk masa bakti 2026 hingga 2031.
M. Ihpan menjelaskan bahwa kolaborasi lintas daerah ini merupakan wujud nyata penguatan sinergi antarinstitusi kemanusiaan demi meringankan beban warga Pasaman Barat yang terpaksa merantau sementara ke Kota Padang guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerja sama ini menjadi wujud nyata semangat kemanusiaan yang diusung PMI. Kami berharap masyarakat Pasaman Barat yang berobat di Kota Padang, khususnya warga kurang mampu yang tinggal di rumah-rumah singgah, dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan tanpa harus terbebani biaya transportasi ambulans maupun kesulitan mendapatkan kebutuhan darah,” ungkap M. Ihpan.

Ia menekankan bahwa kehadiran program pelayanan terpadu ini diyakini mampu mengurangi beban psikologis maupun finansial yang kerap dihadapi pasien beserta keluarga selama menjalani masa pengobatan yang panjang.
Lebih lanjut, M. Ihpan menilai bahwa ekspansi layanan kemanusiaan semacam ini membuktikan pentingnya kerja sama kolektif antarwilayah, di mana PMI memegang posisi strategis dalam mendekatkan akses bantuan kepada masyarakat lapis bawah yang memerlukan uluran tangan.
Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengokohkan lini koordinasi supaya layanan antar-jemput pasien dan suplai darah bagi warga Pasaman Barat dapat berjalan secara optimal, berkesinambungan, dan tepat sasaran.
Ke depan, inisiatif ini juga diharapkan mampu membuka jalan bagi bentuk-bentuk kolaborasi sosial lainnya demi memperluas cakupan serta manfaat nyata pelayanan kepalangmerahan bagi masyarakat luas.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









