​”Kalau Tambang Ditutup, Anak Kami Makan Apa?” Aksi Damai Massa Lintas Daerah Sumbar di Kantor Gubernur

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, SUMBAR.NEWSLINE.id —
Ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga bersama para pekerja tambang serta tokoh masyarakat lintas daerah di Sumatera Barat, menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026).

Aksi ini dipicu oleh kekhawatiran warga terkait rencana penutupan aktivitas tambang emas yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian utama mereka. Aksi diikuti warga lintas daerah ini berasal dari Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Solok, Sijunjung, Kota Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Di bawah terik matahari, para peserta aksi menyuarakan aspirasi sambil membentangkan sejumlah spanduk karton dan baliho berisi permohonan kepada pemerintah. Beberapa pesan yang dibawa di antaranya berbunyi: “Kalau Tambang Ditutup, Anak Kami Makan Apa?” serta “Dukung Kami Demi Hidup.”

550967

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi masyarakat, penghasilan dari sektor ini dinilai menjadi salah satu jaring pengaman ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok dan biaya pendidikan anak di tengah keterbatasan lapangan kerja formal.

 

“Kami tidak datang untuk melawan pemerintah. Kami hanya ingin menyampaikan keadaan kami yang sebenarnya. Dari kegiatan tambang inilah kami membeli beras, membayar sekolah anak, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar salah seorang ibu.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan agar para penggiat lingkungan tidak menyajikan informasi atau pemberitaan secara sepihak. Menurut mereka, semua pihak perlu melihat dampak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor ini.

“Kami tidak menolak pelestarian lingkungan, namun kami juga butuh makan dan biaya sekolah anak. Jangan sampai kebijakan atau desakan dari luar justru mematikan sumber hidup kami. Tolong jangan hanya melihat dari sisi aturan saja,” tegas salah seorang juru bicara aksi.

IMG 20260623 144146

Merespons aksi tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, S.T., M.Eng., menemui massa dan menerima surat tuntutan warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami dimensi sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya.

“Kami pahami betul apa yang menjadi kekhawatiran dan kebutuhan Bapak dan Ibu sekalian. Kami akan membahasnya terlebih dahulu secara internal dan segera berkoordinasi dengan Menteri serta instansi terkait di tingkat pusat untuk dicarikan solusi terbaik,” kata Helmi.

Kini, harapan ribuan keluarga tambang rakyat di Sumatera Barat tertuju pada kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah. Mereka tidak meminta kemewahan, melainkan hanya berharap tetap diberikan kesempatan untuk bekerja demi menghidupi keluarga, serta memastikan anak-anak mereka dapat terus melanjutkan sekolah.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan
PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau
Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan
Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang
Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026
Tingkatkan Budaya Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar Gelar Pembekalan dan Lomba Resensi Buku
PMI Pasaman Barat dan PMI Padang Sepakati Layanan Kemanusiaan untuk Pasien Rujukan
Polsek Kinali Polres Pasaman Barat Bekuk Target Operasi Kasus Pencurian

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:27 WIB

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:47 WIB

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:14 WIB

Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Sumatera Barat

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:47 WIB