Wabup Pasbar: Wakaf Harus Dikelola Secara Produktif dan Terlindungi

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, SUMBAR.NEWSLINE.ID — Pemerintah Daerah Pasaman Barat (Pasbar) menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat, H. M. Ihpan, saat menghadiri Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Hotel Truntum, Padang, pada Sabtu dan Minggu (15–16 November 2025).

Konferensi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan internasional, termasuk Wapres RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Muhammad Ad-Duwaini, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta delegasi wakaf dari Mesir, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, dan Suriah.

 

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi Kabag Kesra Getri Ardenis, Wabup Ihpan menyebut forum berskala global ini sebagai momen strategis untuk konsolidasi nasional dan internasional dalam pengelolaan wakaf.

“Forum berskala global ini merupakan momentum penting. Acara ini menjadi wadah konsolidasi untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia,” ujar Wabup Ihpan, kepada PerkumpulAn Jurnalis Online (AJO) Pasbar.

M.Ihpan menegaskan bahwa Pemda Pasbar akan mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan dan memberdayakan aset wakaf, baik fisik maupun non-fisik.

“Tujuannya adalah untuk menyelamatkan aset umat berupa wakaf, serta memanfaatkan sumber daya alam dan potensi wakaf yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

1763301215743

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi wakaf uang (cash waqf) dan penggalian potensi wakaf indak serta sedekah sebagai bagian dari strategi ekonomi umat.

Saat ini, tercatat ribuan aset wakaf tersebar di seluruh wilayah Pasaman Barat, meliputi tanah masjid, musholla, sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Namun, tantangan legalitas masih menjadi perhatian utama.

“Supaya aset tersebut dapat terjamin dengan baik, saya menghimbau kepada seluruh Nazir wakaf agar mengurus sertifikat aset yang ada,” pungkas Ihpan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan hukum dan menjamin keberlanjutan manfaat wakaf bagi generasi mendatang. (AJO)

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB