PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, membuka secara resmi Lomba dan Pameran Burung Berkicau dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat ke-22.
Kegiatan yang dipusatkan di Gantangan Bhayangkara BC, depan Kantor Pengadilan Agama Pasaman Barat, Minggu (11/1/2026), ini sukses menjadi ruang temu komunitas sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah yang tidak hanya membawa burung andalannya untuk berkompetisi, tetapi juga menarik perhatian masyarakat luas. Hal ini berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi perlombaan.
Dalam sambutannya, Sekda Doddy San Ismail menekankan bahwa lomba burung berkicau ini memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi, yakni sebagai sarana mempererat silaturahmi antarkomunitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya merayakan Hari Jadi Pasaman Barat ke-22, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan memperkenalkan daerah kepada para tamu peserta yang datang dari berbagai wilayah,” ujar Doddy San Ismail.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan selalu mendukung penuh kegiatan positif masyarakat, sepanjang dilaksanakan secara tertib, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
Lomba yang berlangsung semarak ini memperebutkan hadiah jutaan rupiah. Berbagai kelas dipertandingkan, mulai dari Kelas Bupati dan Kelas Wakil Bupati yang melombakan Murai Batu serta Kacer, hingga Kelas Sekda yang mencakup kategori Murai Batu Ring, Kacer, Kapas Tembak, dan Serindit.
Selain itu, terdapat Kelas Forkopimda yang mempertandingkan beragam jenis burung seperti Cucak Hijau Polos, Kenari, Serindit, Kapas Tembak, Lovebird, dan Konin. Panitia juga menggelar Kelas Best of the Best (BOB) untuk kategori Murai Batu dan Kacer, serta memperebutkan gelar Juara Umum Bird Club (BC).
Selama kegiatan berlangsung, perlombaan berjalan tertib dan kondusif dengan penilaian dari tim Juri BNR Indonesia (JBI) guna memastikan kompetisi berlangsung sportif dan transparan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu menyatukan hobi dengan potensi wisata daerah. Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang terbangun diharapkan terus terjaga demi kemajuan komunitas kreatif di Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









