PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasaman Barat menunjukkan keseriusannya dalam mencetak pemilih cerdas dan kritis dengan menggelar kegiatan pendidikan politik yang menyasar segmen intelektual muda dan pelajar.
Acara yang bertempat di Kantor DPC PPP Pasaman Barat, Kampung Cubadak, Kecamatan Pasaman, pada Kamis (4/11) ini sukses menarik perhatian mahasiswa dari Institut Teknologi dan Sains (ITS) Khatulistiwa dan Institut Agama Islam (IAI) Yaptip Chadijah Ismail.
Mengusung tema filosofis “Merawat Persatuan Dengan Pembangunan Jalan Pulang Menuju Ka’bah”, kegiatan ini bertujuan menegaskan bahwa politik adalah jalan pengabdian yang berlandaskan etika dan kemaslahatan umat.
Selain perwakilan kampus, hadir pula pelajar dari SMK Negeri 1 Pasaman, SMA Negeri 2 Pasaman, dan tokoh pemuda setempat, menciptakan forum dialog lintas jenjang pendidikan yang dinamis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musliarni, tokoh perempuan sekaligus kader senior PPP, yang tampil sebagai pemateri utama, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif dari kalangan kampus.
“Kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari ITS Khatulistiwa dan IAI Yaptip Chadijah Ismail membuktikan bahwa kampus tidak menjadi menara gading. Mahasiswa peduli pada arah bangsa,” tegas Musliarni.
Dalam sesi diskusi, tantangan era digital menjadi fokus utama. Musliarni menyoroti rentannya pemuda, termasuk mahasiswa, terpapar disinformasi dan narasi pemecah belah. Ia mengingatkan bahwa tanpa literasi politik yang memadai, risiko termakan hoaks sangat tinggi.
Hendrizon, Ketua Penyelenggara kegiatan, menjelaskan bahwa pendidikan politik ini dirancang sebagai wadah edukasi moral untuk membekali generasi muda.
“Kami ingin generasi muda memiliki ‘imunisasi’ pemikiran. Dengan bekal pengetahuan politik yang mumpuni, mereka tidak akan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan atau narasi kebencian,” ujar Hendrizon.
DPC PPP Pasaman Barat menegaskan bahwa pelibatan institusi pendidikan tinggi dalam kegiatan partai adalah upaya pencerdasan, bukan politisasi kampus. Partai berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak kader bangsa yang berintegritas dan menjaga stabilitas daerah di Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









