PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat, H. Risnawanto, bersama Sekretaris PMI Dedy Irham, Kepala Markas Rida Warsa, dan tim PMI Pasaman Barat, mendampingi kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) Program Bantuan Gempa Pasaman dan Pasaman Barat tahun 2022.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Konsultan Independen dari Latter-day Saint (LDS) Charities Amerika, Mr. Nama dan Mrs. Cindia, perwakilan Yayasan CARE Indonesia Bapak Agus, serta perwakilan PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Nagari Kajai Selatan Ilham, serta pengurus Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Rimbo Batu dan Pasa Lamo, Ramli dan Yudi.
Fokus monev kali ini dilakukan pada salah satu titik sarana air bersih (water tank) yang berlokasi di Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Ketua PMI Pasaman Barat, H. Risnawanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan berkelanjutan dari LDS Charities Amerika dan Yayasan CARE Peduli Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan program air bersih di Kajai melalui PMI Pasaman Barat. Hingga saat ini, fasilitas tersebut masih dimanfaatkan oleh masyarakat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Risnawanto.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Kajai Selatan, Ilham, menyampaikan harapan agar program ini dapat dilanjutkan dengan perluasan jaringan pipa.
“Kami sangat mengapresiasi program air bersih ini karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, kami berharap ada dukungan lanjutan berupa penambahan jaringan tersier agar sekitar 200 kepala keluarga lainnya juga bisa menikmati akses air bersih dari reservoar yang masih memiliki debit cukup untuk diperluas,” harapnya.
Di sisi lain, Mrs. Cindia dari LDS Charities mengungkapkan rasa bahagianya melihat langsung kondisi sarana air bersih yang dibangun tiga tahun lalu itu masih berfungsi optimal.
“Kami sangat senang melihat bahwa bantuan ini masih digunakan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan program,” ungkapnya.
Program air bersih ini menjadi bagian vital dari upaya pemulihan pascagempa di Pasaman dan Pasaman Barat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga internasional, organisasi kemanusiaan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AJO)
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









