JAKARTA, SUMBAR.NEWSLINE.ID — Komitmen kemanusiaan Urang Minang di perantauan ditegaskan melalui Malam “1000 Do’a” yang diselenggarakan oleh Perantau Minang Bersatu di Anjungan Sumatera Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu (10/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan menggalang dana untuk korban bencana banjir dan galodo di Sumatera Barat, berhasil menghimpun donasi sebesar Rp288.825.000.
Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) berpartisipasi penuh, dihadiri oleh Ketua Pembina Dr. Irmady Irdja, Sekjen Anton Pratama, dan Bendahara Dr. Nielaz.
Acara ini merupakan kolaborasi ormas dan ikatan perantau dari berbagai provinsi, termasuk Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Anggota DPD RI, Ustadz Jel Fathullah, memimpin pembacaan do’a yang berlangsung khidmat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Dr. Irmady Irdja, Ketua Pembina BP2DIM, menyerukan semangat untuk bangkit dari musibah, mengingat ketangguhan dan persatuan Minangkabau serta mengapresiasi upaya kolaboratif yang dilakukan.
“Urang Minang harus bangkit dari Musibah, urang Minang terkenal persatuan dan saling membantunya,” tegasnya.

Sekjen BP2DIM, Anton Pratama, menyoroti komitmen aksi nyata yang telah dilakukan di daerah. Dukungan tidak hanya datang dari perantauan, tetapi juga terus bergerak di Ranah Minang.
“Semenjak terjadi bencana akhir November lalu, BP2DIM bekerja sama dengan berbagai Ormas/Yayasan sudah melakukan baksos hampir setiap hari,” jelasnya.
Acara ini juga didukung oleh pihak TMII, yang diwakili oleh Bapak Herman. Pihak TMII menyatakan apresiasi dan turut memberikan sumbangan berupa logistik.
Kolaborasi antara BP2DIM dan Perantau Minang Bersatu dalam Acara Malam “1000 Do’a” ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pemulihan dan bantuan logistik bagi korban bencana banjir dan galodo di Sumatera Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









