Pasca Longsor Talamau: Kerugian Petani Pasanggiang Capai Rp300 Juta, Lahan Tak Bisa Diolah Lagi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT – Dua bulan pascabencana longsor yang melanda Kampuang Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, duka mendalam masih menyelimuti warga setempat. Sekitar 5 hektare sawah produktif yang menjadi tumpuan hidup masyarakat kini rata tertimbun material longsor, memutus sumber ekonomi warga secara permanen.

Material tanah dan bebatuan yang terbawa air tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga mengubah struktur tanah hingga tidak memungkinkan lagi untuk dijadikan areal persawahan. Kondisi ini membuat 12 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa kehilangan mata pencaharian utama mereka.

Penyuluh Kementerian Pertanian, Weldia Putra, SP, mengungkapkan bahwa dampak ekonomi dari musibah ini sangat memprihatinkan. Dari hasil perhitungan, potensi kerugian petani mencapai Rp300 juta per tahun, asumsi dari dua kali masa tanam yang kini mustahil dilakukan.

“Sebanyak 12 KK kehilangan total areal persawahan mereka. Lahan tersebut sudah tidak bisa diolah kembali. Ini bukan sekadar kerusakan fisik, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat ke depan,” ungkap Weldia Putra dengan nada prihatin.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, pihak penyuluh telah menghimpun data kerusakan secara menyeluruh untuk disampaikan kepada dinas terkait di tingkat kabupaten. Harapannya, pemerintah daerah segera merumuskan langkah penanganan pascabencana yang terpadu, mengingat para petani memerlukan solusi alternatif mata pencaharian secepatnya.

Warga Pasanggiang kini hanya bisa menggantungkan harapan pada kebijakan pemerintah, baik melalui penyediaan lahan alternatif maupun program pemulihan ekonomi berbasis potensi lokal, agar mereka bisa kembali bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Call Center 110, Tim URC Polres Pasbar Amankan Pemuda Bersenjata Tajam di Rimbo Janduang
Nomor Urut 5 Pilwana Muaro Kiawai Hilir, Ipendri Usung Semangat Kepemimpinan Melayani
Pilwana Aua Kuniang 2026: Hendro Nomor Urut 3, Usung Filosofi Tigo Tungku Sajarangan
Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, Lima Pemuda Diringkus
Polres Pasaman Barat Bongkar Pelarian Pelaku Pembacokan Istri hingga ke Sumatera Utara
Polres Pasaman Barat Ungkap Tragedi Berdarah di Sungai Aur, Pelaku Pembunuhan Terancam 20 Tahun Penjara
Satreskrim Polres Pasaman Barat Amankan 4 Pemuda Terkait Kasus Asusila di Jorong Kampung Padang Utara
Seleksi Bakal Calon Wali Nagari Pasbar Gunakan CBT, Sekda Tegaskan Transparan dan Bebas Intervensi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:54 WIB

Respons Cepat Call Center 110, Tim URC Polres Pasbar Amankan Pemuda Bersenjata Tajam di Rimbo Janduang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Nomor Urut 5 Pilwana Muaro Kiawai Hilir, Ipendri Usung Semangat Kepemimpinan Melayani

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pilwana Aua Kuniang 2026: Hendro Nomor Urut 3, Usung Filosofi Tigo Tungku Sajarangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, Lima Pemuda Diringkus

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Polres Pasaman Barat Ungkap Tragedi Berdarah di Sungai Aur, Pelaku Pembunuhan Terancam 20 Tahun Penjara

Berita Terbaru