SUMBAR.NEWSLINE.ID — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus berkomitmen mengawal transparansi dalam setiap tahapan pesta demokrasi di tingkat nagari. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Pasaman Barat Yulianto saat meninjau langsung pelaksanaan ujian seleksi bakal calon Wali Nagari melalui sistem Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman.
Dalam peninjauan yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, anggota DPRD, serta pemangku kepentingan terkait, Bupati Yulianto mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga persaudaraan serta mewujudkan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang aman, damai, dan badunsanak.
Ujian seleksi berbasis CBT ini dinilai sebagai tahapan krusial untuk menjaring bakal calon pemimpin yang objektif, terukur, dan memiliki kapabilitas memimpin pemerintahan nagari ke depan.
Wujudkan Semangat Pilwana Badunsanak
Di hadapan para peserta ujian, Bupati Yulianto menegaskan bahwa Pilwana bukan sekadar ajang memilih pemimpin, melainkan momentum merawat kehidupan sosial dan kekeluargaan di tengah masyarakat. Mengingat para calon merupakan bagian dari sanak saudara dan kerabat sendiri, ia meminta agar perbedaan pilihan politik tidak sampai memicu perpecahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Siapa pun yang menjadi calon Wali Nagari itu adalah saudara kita, mamak kita dan kerabat kita di nagari itu,” tegas Yulianto.
Ia juga berpesan agar seluruh masyarakat senantiasa mengedepankan musyawarah, menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, serta memberikan dukungan penuh kepada Wali Nagari terpilih demi menjaga kondusivitas daerah.
Dorong Lahirnya Wali Nagari Definitif
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilwana ini merupakan wujud sinergi antara Pemkab dan DPRD Pasaman Barat agar nagari-nagari segera dipimpin oleh pejabat definitif, sehingga pelayanan publik tidak lagi bergantung pada Penjabat (Pj) Wali Nagari.
“Pemda Pasbar dan DPRD Pasbar mendukung untuk melakukan Pilwana ini sehingga tidak Pj lagi yang menjadi Wali Nagari, dengan tujuan pelayanan masyarakat tercapai,” pungkasnya.
Melalui sistem seleksi yang transparan dan menjunjung tinggi sportivitas, diharapkan Pilwana di Pasaman Barat mampu melahirkan pemimpin yang amanah serta semakin memperkuat persatuan masyarakat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









