SUMBAR.NEWSLINE.ID — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat bergerak cepat mengantisipasi dampak kondisi udara yang kurang sehat. Sebanyak 6.500 masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat serta para pelajar di berbagai titik strategis.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pasaman Barat yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan. Aksi pembagian masker ini menyasar sejumlah fasilitas pendidikan dan kawasan publik, di antaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat, SDN 07, serta alokasi khusus sebanyak 1.500 masker untuk masyarakat di Kecamatan Talamau.
Dalam arahannya, M. Ihpan menekankan bahwa penggunaan masker merupakan langkah preventif yang sangat penting dan sederhana guna melindungi kesehatan saluran pernapasan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Perhatian Khusus bagi Kesehatan Pelajar dan Sekolah
M. Ihpan menyoroti bahwa kalangan pelajar merupakan salah satu kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus akibat tingginya intensitas aktivitas fisik mereka di lingkungan sekolah maupun di luar ruangan. Oleh karena itu, Pemkab Pasbar bersama PMI mengimbau pihak sekolah agar menginstruksikan siswa dan tenaga pendidik untuk mengenakan masker sesuai dengan kondisi kualitas udara di lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau seluruh sekolah untuk menginstruksikan penggunaan masker. Masyarakat juga kami minta menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan menggunakan masker,” ujar M. Ihpan.
Selain pembagian masker secara gratis, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat melalui puskesmas setempat turut memberikan edukasi langsung kepada para siswa mengenai tata cara penggunaan masker yang benar. Langkah edukatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga kesehatan pernapasan sekaligus menanamkan pola hidup bersih dan sehat.
Komitmen Berkelanjutan Jaga Kesehatan Masyarakat
Lebih lanjut, M. Ihpan mengungkapkan bahwa PMI Pasaman Barat telah menyiapkan tambahan stok masker untuk didistribusikan ke kecamatan-kecamatan lain yang membutuhkan. Langkah ini mencerminkan sinergi dan kepedulian nyata antara pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan dalam memitigasi risiko kesehatan akibat faktor lingkungan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru melakukan pencegahan. Menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dr. Gina Alecia, Kepala Dinas Pendidikan Imter, serta sejumlah pejabat struktural terkait di lingkungan Pemkab Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









