SUMBAR.NEWSLINE.ID — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berhasil meraih peringkat I sebagai kabupaten/kota dengan kuantitas kegiatan pengendalian inflasi terbanyak se-Provinsi Sumatera Barat. Capaian gemilang ini diraih setelah Pasaman Barat sukses melaksanakan 27 kali operasi pasar murah hingga Agustus 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam kegiatan Apresiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Padang.
Berdasarkan hasil penilaian, jumlah kegiatan pengendalian inflasi yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota hingga Agustus 2026 menempatkan Pasaman Barat di posisi puncak melalui operasi pasar murah yang digerakkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM serta Dinas Ketahanan Pangan. Sementara itu, peringkat II diraih oleh Kota Bukittinggi dan peringkat III ditempati oleh Kabupaten Agam.
Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat
Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, serta jajaran TPID Provinsi Sumatera Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Pasaman Barat Yulianto yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Setia Bakti, menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi yang diraih. Ia menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.
“Inflasi di Pasaman Barat harus kita kendalikan secara maksimal. Kami akan terus mengupayakan pelaksanaan operasi pasar murah melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM serta Dinas Ketahanan Pangan agar masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau dan daya belinya tetap terjaga,” ujar Setia Bakti.
Sinergi TPID dan Penguatan Ekonomi Daerah
Setia Bakti juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM serta Dinas Ketahanan Pangan atas keaktifan mereka melaksanakan kegiatan pengendalian inflasi langsung di lapangan. Operasi pasar murah dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah tekanan harga komoditas pangan.
Keberhasilan pengendalian inflasi ini tidak lepas dari sinergi kuat TPID Kabupaten Pasaman Barat yang diketuai langsung oleh bupati dengan sekretaris daerah sebagai ketua harian. Tim ini melibatkan berbagai instansi strategis, termasuk Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Bulog, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, serta Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat koordinasi dan intervensi komoditas pangan guna menjaga stabilitas harga, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjaga keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Capaian peringkat I ini menjadi evaluasi positif atas konsistensi Pemkab Pasbar sekaligus dorongan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









