PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id – Kapolsek Talamau, IPTU Fifriki Candra, S.H., M.H., menutup secara resmi Open Turnamen Mini Soccer Bhayangkara Cup I oleh Polsek Talamau pada Rabu (1/7/2026). Momentum puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi pemuda setempat yang tergabung dalam Ikatan Muda Pemuda Patomuan (IMPPAS).
Ketua Panitia, Aulia Rahman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Polsek Talamau kepada kalangan pemuda setempat.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi kami untuk membuktikan bahwa pemuda mampu menjadi penyelenggara kegiatan yang profesional, tertib, dan bermanfaat,” ujarnya, seraya berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut di masa depan.
Turnamen yang dibuka oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., pada Rabu (10/6/202) di Lapangan Pemuda IMPPAS Tan Malaka, Jorong Patomuan, Nagari Talu ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian, pemuda, dan masyarakat di wilayah hukum Kepolisian Resor Pasaman Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajang ini diikuti oleh 32 tim terbaik yang berasal dari dua wilayah bertetangga, yaitu Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman. Selain menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet sepak bola muda lokal, turnamen ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pemuda di kedua kabupaten tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Polsek Talamau bermitra dan memberi kepercayaan kepada IMPPAS sebagai panitia pelaksana dari awal persiapan hingga laga final. Keterlibatan aktif kelompok pemuda ini menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam melibatkan generasi muda pada kegiatan positif dan produktif di lingkungan masyarakat.

Putra Mama (Puma) FC Kajai sukses meraih gelar juara turnamen usai mengalahkan IMPPAS Talu di babak final. Kemenangan tersebut diraih berkat kepemimpinan manajer tim, Aipda Muhammad Sofyan, yang kesehariannya bertugas sebagai Kanit Binmas Polsek Talamau.
Saat penutupan turnamen dan penyerahan trofi kepada para pemenang, IPTU Fifriki Candra menyampaikan bahwa Bhayangkara Cup I merupakan implementasi pendekatan humanis Polri untuk mempererat kemitraan dengan warga.
“Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat sinergi. Melalui turnamen ini, kita menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk berprestasi dan menjunjung sportivitas,” ujar IPTU Fifriki Candra.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia IMPPAS, pemerintah nagari, hingga para sponsor yang menjaga situasi tetap kondusif selama turnamen berlangsung.
Selama hampir satu bulan bergulir, turnamen ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari ratusan penonton yang memadati lapangan setiap harinya. Seluruh rangkaian pertandingan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga babak final selesai.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









