PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu, Kabupaten Pasaman Barat, Yongki Yulianto, A.Md.I.P., S.H., M.H., bersama pejabat struktural dan seluruh staf pegawai melaksanakan kegiatan sharing dan silaturahmi. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas Kelas III Talu, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Tujuannya sekaligus membangun suasana pembinaan yang harmonis, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan.
”Kami ingin memastikan komunikasi antara petugas dan warga binaan tetap terjalin dengan baik, sehingga suasana pembinaan di Lapas Talu selalu kondusif dan penuh kekeluargaan,” ujar Kalapas Yongki Yulianto.
Dalam arahannya, Kalapas Kelas III Talu menyampaikan pentingnya menjaga semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga binaan diajak untuk memanfaatkan seluruh program pembinaan yang telah disediakan sebagai bekal dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Kalapas juga menekankan bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Perubahan itu dicapai melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap tata tertib, serta partisipasi aktif dalam setiap kegiatan pembinaan.
”Manfaatkan seluruh program pembinaan yang ada dengan sebaik-baiknya sebagai bekal nyata untuk memperbaiki diri dan kembali ke tengah masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan sharing berlangsung secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyampaikan saran, aspirasi, maupun berbagai kendala.
Kendala tersebut meliputi hal-hal yang dihadapi selama menjalani pembinaan di dalam lapas. Seluruh masukan yang disampaikan diterima secara terbuka oleh Kalapas beserta pejabat struktural dan staf.
Masukan itu menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program pembinaan di Lapas Kelas III Talu.
Pada kesempatan tersebut, pejabat struktural dan staf pegawai juga memberikan motivasi kepada warga binaan. Motivasi diberikan agar warga binaan senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, serta saling menghormati antar sesama penghuni.
Mereka juga diminta menjaga kebersihan lingkungan hunian serta terus meningkatkan keimanan dan keterampilan melalui berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara petugas dan warga binaan. Hal tersebut ditujukan agar tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan humanis. Lapas Kelas III Talu berkomitmen untuk terus membangun budaya komunikasi yang positif.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









