PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID– Forum Pegiat Literasi (FPL) Kabupaten Pasaman Barat mengadakan Festival Lomba Bertutur di Taman Kota Tematik II, Minggu (26/10). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap bahasa daerah dan memperkuat budaya literasi.
Festival ini dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Sifrowati, yang hadir bersama Bunda Literasi Kecamatan Pasaman. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi gerakan literasi dari tingkat kabupaten hingga komunitas di kecamatan.
Ketua FPL Pasaman Barat, Denni Meilizon, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang kini memasuki tahun keenam.
“Tujuannya bukan sekadar memperingati Bulan Bahasa, tapi juga memperkuat penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, bahasa Minang menjadi fokus utama dalam lomba bertutur dan mendongeng, dengan kemungkinan eksplorasi bahasa daerah lain di masa mendatang.
Festival ini menghadirkan berbagai kategori lomba. Untuk jenjang SD dan SMP, tersedia Lomba Pidato Minang dan Lomba Mendongeng yang mengasah kemampuan berbicara dan bercerita dalam bahasa ibu. Bagi pelajar SMP dan SMA, diselenggarakan Lomba Membaca Puisi dan Menulis Puisi untuk menumbuhkan kreativitas sastra remaja.

Salah satu kategori yang paling menarik perhatian adalah Lomba Membaca Nyaring, yang terbuka untuk umum dan diikuti oleh para pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Lomba ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpretasi teks dan literasi fungsional masyarakat.
Suasana taman kota dipenuhi semangat dan tepuk tangan setiap kali peserta tampil. Orang tua, guru, dan pengunjung menikmati atmosfer edukatif yang berpadu dengan kebanggaan terhadap kekayaan bahasa daerah.
Melalui kegiatan ini, FPL Pasaman Barat menegaskan bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang merawat identitas, memperkuat budaya, dan membangun kebersamaan. (AJO)
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









