Dukung Program Makan Bergizi, dr. Gina Alecia: SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Laik Higienis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, dr. Gina Alecia, M. Kes, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap operasional dapur Makan Bergizi (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi motor penggerak signifikan dalam perbaikan gizi anak sekolah di Pasaman Barat.

Saat memberikan keterangan kepada awak media di Simpang Empat, Senin (26/01/2026), dr. Gina menyampaikan apresiasi khusus atas mulai beroperasinya sejumlah unit layanan, salah satunya SPPG Mahakarya di Kecamatan Luhak Nan Duo.

“Kami sangat mengapresiasi beroperasinya SPPG Mahakarya dan unit lainnya yang telah berjalan. Ini adalah kontribusi nyata bagi peningkatan gizi generasi muda kita,” ujarnya.

dr. Gina mengingatkan bahwa aspek keamanan pangan (food safety) dan higienitas adalah harga mati. Dinas Kesehatan mewajibkan setiap pengelola SPPG untuk mengantongi Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) sebagai syarat mutlak agar dapur produksi dapat beroperasi sesuai prosedur kesehatan. Hal ini demi menjamin makanan yang dikonsumsi anak-anak sekolah benar-benar aman dan bersih.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20260126 WA0025

Lebih lanjut, dr. Gina menjabarkan bahwa pengawasan Dinas Kesehatan akan difokuskan pada empat aspek krusial untuk menjaga mutu layanan. Pengawasan tersebut mencakup kepastian komposisi makanan yang harus sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak, serta penerapan disiplin sanitasi dapur dan tata cara memasak yang higienis.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti ketepatan jumlah porsi asupan untuk setiap anak, serta jaminan keamanan selama proses distribusi agar makanan sampai ke tangan siswa tetap dalam kondisi segar dan tidak terkontaminasi.

“Kami berharap seluruh proses, mulai dari hitungan gizi hingga distribusi, benar-benar mengikuti prosedur tetap yang ada. Tujuannya jelas, yaitu menekan angka stunting serta mencetak generasi yang sehat dan cerdas di Pasaman Barat,” tutup dr. Gina.

Dengan jaminan keamanan pangan dan gizi yang tepat, SPPG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas Pasaman Barat yang sehat dan bebas stunting.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan
PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau
Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan
Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang
Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026
Tingkatkan Budaya Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar Gelar Pembekalan dan Lomba Resensi Buku
PMI Pasaman Barat dan PMI Padang Sepakati Layanan Kemanusiaan untuk Pasien Rujukan
Polsek Kinali Polres Pasaman Barat Bekuk Target Operasi Kasus Pencurian

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:27 WIB

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:47 WIB

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:14 WIB

Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Sumatera Barat

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:47 WIB