dr. Gina Alecia: Pemkab Pasbar Optimalkan Rumah Tunggu Kelahiran Guna Tekan Risiko Persalinan

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan terus mendorong masyarakat, khususnya ibu hamil, untuk memanfaatkan fasilitas Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang telah disediakan di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak. Program ini menjadi strategi penting dalam menekan risiko keterlambatan penanganan darurat persalinan, terutama bagi ibu hamil dengan kondisi berisiko tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Gina Alecia, M.Kes., menjelaskan bahwa RTK merupakan hunian sementara yang disediakan secara gratis bagi ibu hamil beserta pendamping.

“Fungsi utama RTK adalah mendekatkan akses bagi ibu hamil yang tinggal di pelosok atau daerah sulit dijangkau, sehingga keselamatan lebih terjamin dan tidak terjadi persalinan di perjalanan atau di rumah tanpa tenaga medis,” ujar dr. Gina dalam keterangannya.

Program RTK ini dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan berlokasi strategis di Jambak Jalur VII Timur, hanya berjarak sekitar 300 meter dari RSUD Pasaman Barat.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program Rumah Tunggu Kelahiran ini dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan berlokasi dekat RSUD Jambak, sehingga akses darurat lebih cepat dan aman,” jelas dr. Gina.

Fasilitas yang tersedia mencakup kamar inap yang aman dan nyaman, dapur beserta peralatan masak, ruang tamu, alat kebersihan, serta akses komunikasi langsung dengan tenaga kesehatan. Selain itu, pasien dan pendamping juga mendapatkan konsumsi selama masa tinggal. Monitoring berkala dilakukan melalui Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Sasaran utama layanan ini adalah ibu hamil, ibu nifas, serta bayi baru lahir yang membutuhkan akses dekat dengan fasilitas kesehatan. Prioritas diberikan kepada kehamilan berisiko seperti riwayat komplikasi persalinan atau kondisi medis kronis.

“Pasien yang membutuhkan layanan RTK dapat segera menghubungi Dinas Kesehatan atau Puskesmas setempat untuk mendapatkan pendampingan,” tambahnya.

Dengan hadirnya RTK, diharapkan angka risiko persalinan darurat di Pasaman Barat dapat ditekan, sekaligus memberikan rasa aman bagi ibu hamil dan keluarga.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB