PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id — Sebanyak 50 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Pasaman Barat mengikuti pembekalan Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2026. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Pasaman Barat ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026, bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, Muharram, S.Sos., M.M., mewakili Bupati Yulianto, S.H., M.M, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Selasa (21/7/2026).
Dalam sambutannya, Muharram menegaskan bahwa pembekalan ini ditujukan untuk memicu minat baca sekaligus mengasah ketajaman berpikir dan keterampilan menulis para siswa.
“Lomba resensi buku tidak sekadar merangkum bacaan, tetapi melatih berpikir kritis dan menulis sistematis,” ujar Muharram.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Muharram, kemampuan bernalar kritis dan menyusun gagasan secara terstruktur merupakan modal penting bagi generasi muda di tengah melesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di era digital. Ia juga menyebutkan bahwa fungsi perpustakaan saat ini telah mengalami transformasi—dari sekadar tempat menyimpan buku menjadi pusat informasi, media pembelajaran, dan ruang kreasi.
“Melalui koleksi yang beragam, pelajar dapat memperluas wawasan, memperkaya sudut pandang, dan membangun karakter lewat kebiasaan membaca,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kepala Disarpus mengimbau seluruh peserta agar menimba ilmu secara optimal selama pembekalan dan tidak melulu mengejar piala.
“Jadikan ini proses belajar. Kami mendorong peserta menjadi penggerak budaya literasi dan duta literasi di sekolah masing-masing,” harapnya.
Selama tiga hari pembekalan, para peserta menerima rangkaian materi intensif. Mulai dari teknik membaca efektif, metodologi meresensi, penyusunan karya ilmiah populer, hingga praktik langsung meresensi koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah.
Tak tanggung-tanggung, Disarpus Pasaman Barat menghadirkan tiga narasumber berpengalaman untuk menggembleng para peserta, yakni akademisi Dr. Nur Asmah, S.H., M.H., pegiat literasi Desma Enim, serta penulis Suria Tresna.
Guna memacu semangat peserta, panitia juga menyiapkan dana pembinaan beserta piala dan piagam bagi para pemenang. Juara I berhak mengantongi uang tunai sebesar Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, dan Juara III Rp3 juta.
Program edukatif ini merupakan bagian dari kegiatan Pengembangan Perpustakaan Daerah yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Perpustakaan Tahun Anggaran 2026.
Melalui agenda ini, Pemkab Pasaman Barat menargetkan peningkatan kegemaran membaca masyarakat, pemanfaatan koleksi buku perpustakaan secara maksimal, serta penguatan kapasitas siswa dalam melahirkan karya tulis yang berkualitas.
Sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, pendidik, hingga pegiat literasi diharapkan mampu makin memperkokoh peran perpustakaan daerah sebagai pusat pembelajaran dan literasi masyarakat Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









