Dirreskrimsus Polda Sumbar: Temuan Alat Berat di Duo Koto Jadi Bahan Penyelidikan

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah tegas pasca-ditemukannya satu unit alat berat di lokasi Penambangan Tanpa Izin (PETI) kawasan Muaro Tambangan, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Kamis malam (15/1/2026).

Dalam operasi gabungan bersama Tim Terpadu Provinsi Sumbar tersebut, petugas mendapati satu unit ekskavator merek Komatsu yang ditinggalkan di lokasi tambang. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kepolisian langsung menyita komponen vital alat berat tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti untuk menelusuri pemilik alat berat dan pelaku di balik aktivitas ilegal ini.

“Di lokasi ini kami menemukan satu unit alat berat. Monitor alat berat tersebut telah kami sita sebagai bahan penyelidikan,” ujar Kombes Pol. Andry Kurniawan di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

1768564131173

Selain menyita barang bukti, kepolisian juga memasang garis polisi (police line) di area tambang untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas ilegal yang beroperasi. Langkah penegakan hukum ini dilakukan untuk mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sumbar dalam memberantas praktik PETI yang merusak lingkungan.

Kombes Pol. Andry menambahkan, kepolisian mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam mendorong legalitas pertambangan melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Menurutnya, aspek legalitas sangat penting untuk menjamin keamanan masyarakat dan kelestarian alam.

“Polri mendukung Pemprov Sumbar mendorong penetapan WPR agar masyarakat dapat beraktivitas secara legal, aman, dan lingkungan tetap terjaga. Dengan begitu, potensi kerusakan lingkungan dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, yang turut dalam operasi tersebut menambahkan bahwa selain penyitaan alat berat oleh polisi, tim gabungan juga memusnahkan peralatan pendukung tambang lainnya, seperti tenda dan boks penyaring, dengan cara dibakar.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan
PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau
Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan
Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang
Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026
Tingkatkan Budaya Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar Gelar Pembekalan dan Lomba Resensi Buku
PMI Pasaman Barat dan PMI Padang Sepakati Layanan Kemanusiaan untuk Pasien Rujukan
Polsek Kinali Polres Pasaman Barat Bekuk Target Operasi Kasus Pencurian

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:27 WIB

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:47 WIB

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:14 WIB

Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Sumatera Barat

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:47 WIB