PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan santunan duka kepada delapan ahli waris korban bencana alam hidrometeorologi. Penyerahan santunan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, di Rumah Dinas Bupati, Jumat (9/1/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat Randi Hendrawan, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Penyuluh Ahli Madya Kementerian Sosial RI, Siti Farida.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas respons cepat dan kepedulian terhadap warganya yang tertimpa musibah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada negara melalui Kementerian Sosial atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam meringankan beban keluarga korban,” ujar Yulianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menyerahkan bantuan, Bupati Yulianto juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Berdasarkan perkiraan, curah hujan di wilayah Pasaman Barat masih relatif tinggi pada periode Maret hingga April mendatang.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti imbauan pemerintah daerah, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi,” imbaunya.
Sementara itu, Penyuluh Ahli Madya Kemensos RI, Siti Farida, menjelaskan bahwa santunan yang diserahkan dikhususkan bagi ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana alam. Besaran santunan adalah Rp15 juta per jiwa.
“Di Kabupaten Pasaman Barat tercatat delapan korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi. Total santunan yang disalurkan sebesar Rp120 juta, disertai enam paket bantuan sembako,” jelas Siti Farida.
Adapun santunan tersebut diserahkan kepada para ahli waris dari delapan korban meninggal dunia. Mereka adalah Arpi Daswin selaku ahli waris Alm. Roqi Hidayah, serta Intan Rahmana yang menerima santunan sebagai ahli waris dari tiga korban sekaligus, yakni Alm. Raffael Gusti Pratama, Almh. Yelma Yunita, dan Alm. Dian Firmanda. Selain itu, santunan juga diterima oleh Darmawi (ahli waris Almh. Nur Hayati), Anisma (ahli waris Alm. Amrizal), Iyih (ahli waris Alm. Apirman), serta Sawana Lubis (ahli waris Alm. Islahuddin).
Dengan adanya perhatian ini, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat sedikit terbantu meringankan beban. Pemkab Pasaman Barat berkomitmen untuk terus memprioritaskan keselamatan warga dan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala potensi bencana di masa depan.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









