BRIN Peringatkan Warga: Air dari Sinkhole Situjuah Batua Berisiko Mengandung Bakteri dan Logam Berat

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Fenomena kemunculan lubang raksasa atau sinkhole di tengah sawah warga Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kini memicu kekhawatiran baru. Hal ini terjadi setelah warga setempat ramai mendatangi lokasi untuk mengambil air yang tergenang di dalam lubang tersebut. Menanggapi fenomena ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan peringatan keras bahwa air tersebut tidak boleh langsung dikonsumsi karena alasan keamanan dan kesehatan.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, menegaskan bahwa kualitas air dari dalam sinkhole sangat bergantung pada analisis kimia dan biologi yang mendalam. Adrin mengingatkan bahwa air tersebut harus melewati pengujian ketat sebelum dinyatakan layak sesuai standar Peraturan Menteri Kesehatan.

“Air harus melalui analisis kimia terlebih dahulu, meliputi kejernihan, warna, bau, rasa, pH, kandungan bakteri berbahaya seperti E. coli, serta logam berat, sesuai standar kesehatan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan,” tegas Adrin Tohari.

Menurut penjelasan sains dari BRIN, sinkhole terbentuk akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah dalam waktu yang sangat lama. Proses ini dipicu oleh air hujan bersifat asam yang menyerap karbon dioksida  dari udara dan tanah. Air tersebut meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batugamping, hingga membentuk rongga-rongga besar di bawah permukaan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring waktu, air permukaan dan air tanah yang mengalir melalui rekahan tersebut menyebabkan rongga semakin membesar dan melemahkan lapisan penyangga di atasnya.

“Saat itulah lapisan atap runtuh secara tiba-tiba dan terbentuk lubang di permukaan tanah yang kita kenal sebagai sinkhole,” jelas Adrin.

Salah satu tantangan terbesar dalam mitigasi sinkhole adalah sulitnya mendeteksi tanda-tanda awal secara visual karena proses pembentukan rongga berlangsung di bawah permukaan tanah. Namun, BRIN menyatakan bahwa keberadaan rongga dapat diidentifikasi melalui survei geofisika seperti metode georadar dan geolistrik.

Sebagai solusi teknis untuk mencegah pembentukan sinkhole lebih lanjut, BRIN menyarankan metode cement grouting. Metode ini dilakukan dengan menginjeksi semen, mortar, atau bahan kimia tertentu menggunakan pompa bertekanan untuk mengisi rongga di lapisan bawah permukaan guna memastikan stabilitas lapisan batuan meningkat kembali. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memanfaatkan kajian geologi sebagai dasar perencanaan tata ruang di wilayah rawan bencana.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB