PASAMAN BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Zulkarnain, secara khusus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Imbauan ini merujuk pada rilis resmi BMKG Maritim Teluk Bayur mengenai potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang diprediksi melanda wilayah Sumatera Barat mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026.
Kepada AJO PAsbar, Rabu (28/1/2026), Zulkarnain menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau situasi terkini.
Ia menyoroti potensi gelombang laut setinggi 2,5 meter di perairan Agam hingga Pasaman Barat yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran dan warga di pinggir pantai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta para nelayan agar memperhatikan informasi cuaca dari BMKG sebelum memutuskan melaut. Selain itu, warga yang tinggal di pesisir pantai juga harus waspada terhadap potensi banjir rob dan abrasi yang kerap terjadi saat cuaca buruk,” ujar Zulkarnain.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan BPBD. Jika terjadi kondisi darurat, warga diminta segera melaporkan kepada petugas terdekat atau pemerintah nagari agar langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









