PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id – Musyawarah Kabupaten (Muskab) V Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat sukses dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat. Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Pasaman Barat, H. M. Ihpan, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Pasaman Barat untuk periode 2026–2031.
Muskab V ini dihadiri langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat H. Aristo Munandar, Ketua PMI Pasaman Barat periode 2021–2026 H. Risnawanto, Dewan Kehormatan PMI Pasbar H. Adriwilza, S.E., M.Pd., M.Si., anggota DPRD Pasaman Barat Rommy Chandra, unsur Forkopimda, para kepala OPD, jajaran pengurus PMI Kecamatan, serta relawan KSR/TSR/PMR dan mitra kemanusiaan.
Dalam sidang pleno yang berlangsung demokratis dan mufakat ini, berhasil menetapkan tiga keputusan utama. Sidang diawali dengan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026, menetapkan Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Pasaman Barat 2026–2031 yang berfokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, perluasan jangkauan, dan pengembangan sumber daya manusia. Forum musyawarah secara mufakat memilih dan mengukuhkan H. M. Ihpan untuk memimpin jalannya organisasi lima tahun ke depan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh keluarga besar PMI Pasaman Barat untuk memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan. Apa yang telah dicapai oleh kepengurusan periode sebelumnya merupakan fondasi kuat yang harus kita pertahankan dan tingkatkan bersama,” ujar M. Ihpan pasca-terpilih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa fokus kepengurusannya ke depan adalah memperkuat kapasitas relawan agar selalu siap siaga di lapangan, serta membawa PMI menjadi organisasi yang lebih adaptif, profesional, dan akuntabel.
“PMI adalah mitra strategis pemerintah daerah, sehingga koordinasi yang harmonis dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan terus diperkuat. Organisasi boleh berganti kepengurusan, namun prinsip dasar kepalangmerahan, semangat kesukarelaan, dan perluasan kemitraan lintas sektor harus tetap berjalan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui hasil Muskab ini, PMI Pasaman Barat di bawah kepemimpinan baru berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan relawan dan menjalin hubungan kerja sama yang kuat dengan seluruh instansi terkait guna memastikan pelayanan kemanusiaan di wilayah Pasaman Barat berjalan lebih cepat, tepat, dan profesional.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









