BMKG Minangkabau: Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Pesisir dan Perbukitan Sumbar

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG PARIAMAN, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Stasiun Meteorologi Minangkabau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera Barat. Peringatan ini dalam periode 21 hingga 27 November 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan signifikan Monsun Asia. Hal ini memicu dominasi angin baratan di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

“Aliran massa udara lembap dari Samudra Hindia yang bertemu dengan topografi Bukit Barisan berpotensi menimbulkan proses pengangkatan udara (orographic lifting) yang intens, sehingga meningkatkan peluang pembentukan awan hujan,” jelas Desindra.

Fenomena atmosfer lain seperti IOD negatif dan anomali suhu muka laut turut memperkuat potensi ini, terutama di wilayah pesisir barat dan perbukitan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan pertumbuhan awan hujan tersebut berdampak pada tingginya peluang cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, petir/kilat, hingga jalan licin. Kondisi ini menuntut peningkatan kesiagaan di wilayah Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Lima Puluh Kota.

Masyarakat diminta aktif mengenali titik-titik rawan bencana di lingkungannya serta memperbarui informasi cuaca sebelum beraktivitas.

“Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama, segera cari lokasi yang aman. Selalu ikuti arahan petugas terkait kebencanaan,” tambah Desindra.

Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau media sosial Instagram @bmkgminangkabau, aplikasi InfoBMKG, atau menghubungi WhatsApp 0812-6812-5907.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat dan pemerintah daerah dapat meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Kesiapsiagaan dini menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa akibat potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi selama periode cuaca ekstrem ini. (AJO)

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Sumber Berita: Rilis BMKG Minangkabau

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Gabungan Polda Sumbar dan Polres Pasbar Bekuk Kurir Bawa 30 Paket Ganja
Jadi Motor Program 3 Juta Rumah, BRI Pimpin Penyaluran KUR Perumahan
Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan
PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau
Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan
Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang
Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026
Tingkatkan Budaya Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar Gelar Pembekalan dan Lomba Resensi Buku

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:25 WIB

Tim Gabungan Polda Sumbar dan Polres Pasbar Bekuk Kurir Bawa 30 Paket Ganja

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:48 WIB

Jadi Motor Program 3 Juta Rumah, BRI Pimpin Penyaluran KUR Perumahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:27 WIB

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan

Berita Terbaru