Pasaman Barat Perpanjang Status Tanggap Darurat, Penanganan Bencana Berlanjut

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARATSUMBAR.NEWSLINE.ID – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama tujuh hari, dari 16-22 Desember 2025. Keputusan ini diambil karena masih ada sejumlah wilayah yang memerlukan penanganan intensif pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda sejak akhir November lalu.

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, Selasa (16/12/2025), menyatakan perpanjangan ini hasil pembahasan bersama terkait kondisi terkini.

“Ada empat daerah lagi yang butuh penanganan serius, yakni Maligi di Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Nagari Katiagan di Kecamatan Kinali, Nagari Sinuruik di Kecamatan Talamau, dan sejumlah area di Kecamatan Ranah Batahan,” ujarnya.

Menurut Yulianto, meskipun secara umum bantuan logistik sudah bisa disalurkan ke wilayah terdampak, akses jalan masih menjadi kendala utama.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara umum daerah yang terdampak bencana sudah bisa disalurkan bantuan logistik, tetapi perlu penanganan serius jalan menuju lokasi itu,” katanya.

598460488 887268253866471 6537417976091359118 n 1

Beberapa upaya konkret yang sedang dilakukan antara lain pembuatan jembatan darurat di Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, bekerja sama dengan TNI AD. Jembatan tersebut kini telah selesai, memungkinkan pendistribusian logistik lebih maksimal. Selain itu, pembersihan material longsor di jalur Pasanggiang Talu menuju Talamau masih berlangsung, di mana jalan saat ini masih berlumpur dan hanya bisa dilalui kendaraan double gardan.

Data terakhir menunjukkan dampak bencana cukup berat: 5 orang meninggal dunia, 3 orang hilang, 5 orang luka-luka, dan 352 orang mengungsi ke rumah kerabat. Kerusakan infrastruktur meliputi 18 rumah rusak berat, 16 rusak sedang, 38 rusak ringan, 11 rumah hanyut, serta kerusakan pada fasilitas kesehatan, tempat ibadah, irigasi, bendungan, jembatan, jalan, dan lahan pertanian seluas 915,5 hektare.

Untuk warga yang rumahnya rusak berat atau hanyut, Pemkab Pasaman Barat telah mengusulkan bantuan stimulan ke BNPB melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan, terutama dengan curah hujan yang masih tinggi.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Sumber Berita: Posko Bencana Pasaman Barat

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasaman Barat Raih WTP ke-10, Ketua DPRD Dirwansyah Tegaskan Komitmen Pengawasan Keuangan
Bupati Pasaman Barat Ajak Pelaku UMKM Segera Urus Sertifikat Halal Menuju WHO 2026
Ketua Bhayangkari Pasbar Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Dukung Ketahanan Karakter Keluarga
Berbagi Kebahagiaan Iduladha 1447 H, Polres Pasaman Barat Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban
Pelaku Curanmor Milik Orang Tua Kandung Diringkus Satreskrim Polres Pasbar
Sita Ratusan Liter Solar, Polres Pasbar Gulung Sindikat Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Kapolres Pasbar Bersama Forkopimda Lepas Pawai Obor Malam Takbiran Iduladha 1447 H
Bersama Bupati dan Forkopimda, Kapolres Pasbar Sambut Skuad SSB Lintas FC

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:17 WIB

Pasaman Barat Raih WTP ke-10, Ketua DPRD Dirwansyah Tegaskan Komitmen Pengawasan Keuangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:12 WIB

Bupati Pasaman Barat Ajak Pelaku UMKM Segera Urus Sertifikat Halal Menuju WHO 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:35 WIB

Ketua Bhayangkari Pasbar Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Dukung Ketahanan Karakter Keluarga

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:34 WIB

Berbagi Kebahagiaan Iduladha 1447 H, Polres Pasaman Barat Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:19 WIB

Pelaku Curanmor Milik Orang Tua Kandung Diringkus Satreskrim Polres Pasbar

Berita Terbaru