PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id – Objek wisata religi Ikan Larangan Lubuak Landua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, kembali membuktikan daya tariknya sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Ribuan pengunjung terpantau memadati lokasi ini setiap harinya untuk menikmati kesegaran alam dan nilai religinya.
Hingga Rabu (25/3/2026), antusiasme masyarakat tetap tinggi. Salah seorang pengunjung, Laudia, mengaku momen berkunjung ke Lubuak Landua sudah menjadi tradisi tahunan bagi keluarganya.
“Kesempatan sore ini bersama keluarga mandi dan bermain bersama ikan larangan merupakan kesenangan tersendiri bagi kami. Walaupun setiap tahun selalu menyempatkan diri ke sini, rasanya tidak pernah bosan,” ujar Laudia di sela aktivitasnya menikmati air sungai yang jernih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan itu, Aldo, pemuda setempat yang membantu penertiban parkir di Jorong Lubuak Landua, mengatakan bahwa ribuan orang terus berdatangan. Menurutnya, daya tarik utama selain ikan yang terjaga adalah aksesnya yang terjangkau bagi semua kalangan.
“Sebagian besar pengunjung, terutama anak-anak, sangat menikmati segarnya air dan mandi bersama ikan larangan yang besar-besar. Di sini pengunjung tidak dipungut biaya tiket masuk, hanya sumbangan sukarela, dan kami menyediakan tempat parkir yang aman,” jelas Aldo.

Lonjakan kunjungan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Minggu (29/3/2026) mendatang, bertepatan dengan perayaan tradisi Lebaran Enam dan akhir masa libur sekolah. Wisatawan yang hadir diketahui tidak hanya warga lokal Pasaman Barat, tetapi juga berasal dari Kabupaten Pasaman, Agam, hingga provinsi tetangga.
Untuk memastikan keamanan, personel Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat tampak bersiaga di lokasi sejak pagi. Mereka aktif memantau situasi serta memberikan edukasi kepada pengunjung guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di area pemandian.
Sebagai informasi, Lubuak Landua merupakan kawasan wisata religi bersejarah yang terletak di dekat Surau atau Masjid Syekh Abuya Lubuak Landua, sebuah pusat syiar agama Islam yang kelestariannya tetap terjaga hingga kini.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









