PASAMAN BARAT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) 10 Program Pokok PKK serta persiapan lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Jumat (30/1/2016).
Dalam arahannya, Doddy menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik untuk memenangkan wakil Pasaman Barat di kancah provinsi maupun untuk mempercepat transformasi Posyandu menjadi pusat layanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Terkait ajang tingkat provinsi, Sekda mengumumkan bahwa Nagari Bandarejo dan Nagari Ranah Air Haji terpilih sebagai duta Pasaman Barat. Nagari Bandarejo akan berlaga di Lomba Gerakan PKK, sedangkan Nagari Ranah Air Haji akan berkompetisi di Lomba Dasawisma.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami minta seluruh OPD, camat, hingga instansi vertikal untuk berkolaborasi mempersiapkan ini. Baik administrasi maupun kondisi lapangan harus disiapkan matang agar Pasaman Barat bisa meraih hasil terbaik,” tegas Doddy di hadapan peserta Rakor.

Selain fokus pada lomba, Doddy juga menyoroti isu strategis mengenai perubahan fungsi Posyandu pasca terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Ia menegaskan bahwa Posyandu kini tidak hanya mengurus kesehatan, tetapi juga menjadi garda terdepan untuk enam layanan dasar (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
”Target kita jelas, pada penimbangan Februari 2026 ini, minimal satu Posyandu di setiap nagari sudah teregistrasi dan menerapkan konsep 6 SPM ini. OPD pengampu tidak boleh lepas tangan, harus ada mekanisme yang tidak membebani kader tapi berdampak nyata bagi warga,” instruksinya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Ny. Gusmalini, Ketua DWP Ny. Erisa Doddy San Ismail, para asisten, kepala OPD, camat, serta wali nagari se-Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









