Rapat Poktan Elang Laut: Soliditas Kelola Lahan dan Perjuangan Hak Anggota

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id – Kelompok Tani (Poktan) Elang Laut menyelenggarakan Rapat Anggota pada Minggu (26/4/2026) di Jorong Pisang Hutan, Nagari Padang Harapan, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pengelolaan lahan serta penguatan aspek hukum bagi 220 anggota.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota, jajaran pengurus Poktan Elang Laut, Badan Pengawas, tokoh masyarakat, serta Ketua dan pengurus KUD Rantau Pasaman sebagai lembaga induk dari Poktan Elang Laut.

Dalam sambutannya, Ketua Poktan Elang Laut, Martius, menyoroti kondisi riil di lapangan.

“Kami mengundang anggota untuk mengetahui perkembangan terbaru. Saat ini sawit sudah berusia 29 hingga 30 tahun dengan kondisi mulai tidak terawat (bongkor). Seluruh anggota harus aktif berkontribusi langsung ke lapangan dalam pengelolaan lahan, terutama di tengah isu pencurian buah dan pencaplokan lahan yang sedang kita hadapi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Pengawas Poktan Elang Laut, Dt. Nasrul, yang juga tokoh masyarakat setempat, menyatakan bahwa dari luas lahan 273 hektar, realisasi yang berjalan baru mencapai 3-4 blok sehingga kebun tidak lagi menghasilkan secara maksimal.

“Sudah saatnya dilakukan replanting. Kita butuh persatuan untuk menghadapi pihak yang mencoba menguasai lahan yang bukan haknya. Saya berkomitmen untuk tetap bersama anggota guna meningkatkan penghasilan kita kembali,” ujar Dt. Nasrul.

photo 6300921824912543730 y 1

Dukungan serupa disampaikan oleh Ninik Mamak, Winda Kurnia (Panungkek) Dt. Sinaro Mangkuto. Beliau menegaskan komitmen untuk menjaga keberlangsungan pengelolaan lahan oleh anak kemenakan, termasuk bagi anggota yang membeli lahan dari pemilik sebelumnya.

“Kemajuan kelompok hanya bisa dicapai melalui kerja sama, kedisiplinan, dan komitmen kuat dalam pengelolaan lahan kelompok tani,” tambahnya.

Ketua KUD Rantau Pasaman, Gusman Syahril, menegaskan bahwa tanpa kekompakan, tindakan yang merongrong hak anggota tidak akan bisa dilawan.

“Kami terus berkomitmen memperjuangkan hak kepemilikan yang sah melalui proses hukum dan koordinasi dengan pihak terkait. Mengenai replanting, kami tengah mengusahakan pembiayaan semaksimal mungkin melalui mitra perusahaan maupun perbankan,” jelasnya.

Terkait transparansi keuangan, Pengurus Poktan, Risman, memaparkan laporan periode Oktober 2025 hingga Februari 2026 yang merinci pendapatan, biaya operasional, hingga kendala kehilangan buah. Ia mengungkapkan bahwa upaya penguasaan lahan secara ilegal melalui surat sporadik kini tengah digugat oleh pengurus, baik secara perdata maupun pidana, guna melindungi hak anggota. Secara aklamasi, semua anggota yang hadir menerima laporan tersebut dengan beberapa catatan perbaikan.

Setelah melalui diskusi mendalam, rapat menghasilkan keputusan strategis yang disusun dalam beberapa poin utama. Pertama, pembentukan 10 kelompok kecil yang masing-masing akan memiliki pengurus sendiri untuk memaksimalkan pengelolaan dan membuktikan bahwa lahan tidak telantar. Kedua, disepakati bahwa mulai periode Maret 2026 tidak ada pembagian hasil (gajian) sampai lahan kembali produktif. Ketiga, anggota menyepakati langkah replanting melalui skema kemitraan perusahaan ataupun pembiayaan bank. Terakhir, anggota memberikan kuasa penuh kepada pengurus Poktan Elang Laut dan KUD Rantau Pasaman untuk mengambil tindakan serta mengawal proses hukum sengketa lahan yang sedang berjalan.

Sebagai penutup, Gusman Syahril juga menekankan pentingnya stabilitas Koptan.

“Kami berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan mitra guna mempercepat proses peremajaan lahan. Namun, syarat utamanya adalah seluruh anggota harus tetap kompak, memberikan dukungan penuh, serta membuktikan kemampuan kita dalam mengelola lahan secara mandiri tanpa adanya gangguan internal maupun eksternal,” tambah Ketua KUD tersebut.

Rapat anggota ini berjalan dengan baik, diwarnai dengan sesi diskusi, penyampaian saran, serta kritik konstruktif demi kemajuan Poktan Elang Laut. Seluruh dinamika yang terjadi dalam forum ini ditujukan untuk satu tujuan utama, yakni peningkatan kesejahteraan para anggota di masa depan.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB