PASAMAN BARAT – Pemerintah Nagari Kinali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para kader Posyandu dan Bidan Desa di Aula Kantor Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (26/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi program kesehatan tahun 2025 sekaligus mematangkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) bidang kesehatan untuk tahun 2026.
Sekretaris Nagari Kinali, Syafril Anwar, SH, yang hadir memimpin rapat menyampaikan bahwa pertemuan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun tetap fokus pada penguatan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Fokus kita ke depan adalah penguatan pelayanan kesehatan masyarakat Nagari. Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak,” ujar Syafril.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sesi evaluasi kinerja tahun 2025, terungkap bahwa pelaksanaan Posyandu secara umum berjalan baik, terutama pada layanan ibu hamil, bayi, dan pemantauan tumbuh kembang anak. Namun, Syafril mencatat beberapa tantangan yang masih perlu dibenahi, seperti fluktuasi kehadiran warga ke Posyandu dan perlunya peningkatan kapasitas (SDM) para kader.
“Kita butuh inovasi agar layanan Posyandu semakin menarik dan efektif, sehingga partisipasi masyarakat meningkat,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bidan Ernis dan Bidan Revi (Bidan Desa). Mereka memaparkan kondisi riil di lapangan, termasuk kendala sarana dan pentingnya konsistensi pendampingan dari tenaga kesehatan.
Menyambut tahun 2026, forum menyepakati beberapa program prioritas. Fokus utama diarahkan pada pencegahan stunting, penguatan kesehatan ibu dan anak, serta optimalisasi peran Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan di tingkat kejorongan.
“Kesehatan nagari bukan kerja satu orang saja. Ini butuh kerja bareng. Tradisi gotong royong harus tetap dijaga karena nagari sehat adalah fondasi masa depan yang kuat,” tegas Syafril.
Menutup kegiatan, disepakati bahwa kunci sukses program 2026 terletak pada sinergi dan inovasi. Dengan semangat kebersamaan ini, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan generasi Nagari Kinali yang sehat dan bebas stunting.***
Penulis : BY Roni
Editor : BY Roni









