PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Sebagai wujud kepedulian terhadap bencana banjir dan tanah longsor, PT Laras Internusa (LIN) dan PT Andalas Agro Industri (AAI) yang berlokasi di Kinali, Pasaman Barat, menyerahkan bantuan satu unit alat berat jenis ekskavator kepada Pemerintah Daerah Pasaman Barat.
Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada Selasa (2/12/2025) di rumah dinas Wakil Bupati Pasaman Barat.
Bantuan satu unit alat berat excavator PC 200 ini diserahkan untuk mendukung upaya pembersihan lokasi, pencarian dan evakuasi korban bencana banjir dan longsor di Talamau. Alat berat ini dioperasikan selama tujuh hari kerja di lokasi yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menyampaikan rasa terima kasihnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada PT LIN dan PT AAI atas bantuan satu unit alat berat untuk bekerja dilokasi bencana di Sinuruik, Talamau. Kami berharap perusahaan-perusahaan lain dapat mengikuti aksi ini. Semoga kerja baik ini dapat mempercepat penyelesaian masalah evakuasi dan penyampaian bantuan untuk korban terdampak di Talamau,” ujar M. Ihpan.
Sementara itu, Manajer Humas PT LIN dan PT AAI, Yudi Rusdianto, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan perusahaan.
“Untuk misi kemanusiaan, kami menyerahkan satu unit alat berat ini agar dapat mempercepat kerja pasca bencana banjir dan longsor dalam usaha evakuasi korban dalam musibah yang terjadi,” kata Yudi.

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh jajaran perwakilan perusahaan, yakni Estate Manager Fadil Akbar, Manager CASA Setria Usman, Manager Humas Yudi Rusdianto, dan Mekanik Perusahaan Ali Nurdin.
Dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, turut hadir Wakil Bupati M. Ihpan, Sekda Pasaman Barat Doddy San ismail, Sekretaris BPBD Pasaman Barat Gustrizal, dan Kabid Pengawasan DLH Dedi Ramon.
Mengingat kondisi tanah yang labil, jalur utama menuju lokasi longsor, yang biasanya melalui Rimbo Kejahatan Kajai dan Pasanggiang Talu di Talamau, terputus total. Dengan pertimbangan efektivitas dan untuk mempercepat jalur evakuasi, alat berat tersebut dimobilisasi melalui jalur alternatif yang lebih jauh, yaitu via Malampah-Lubuk Sikaping-Panti di Kabupaten Pasaman.
Aksi kemanusiaan yang ditunjukkan oleh PT LIN dan PT AAI ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses evakuasi korban dan pemulihan akses jalan di daerah terdampak Talamau, tetapi juga menjadi contoh bagi sektor swasta lain di Pasaman Barat untuk turut berkontribusi aktif dalam penanggulangan bencana.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta menjadi kunci utama dalam memastikan penanganan dampak bencana dapat diselesaikan secara efektif dan optimal demi kepentingan masyarakat terdampak.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









