PASAMAN BARAT – Semangat kebersamaan dan gotong royong masih menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat di Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau.
Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata warga yang secara swadaya membuka dan membangun akses jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer di wilayah tersebut.
Langkah inisiatif ini diambil demi membuka keterisolasian dan memperlancar mobilitas antarwilayah. Kehadiran jalan baru ini dinilai sangat strategis untuk menunjang aktivitas harian, baik untuk keperluan ekonomi, pertanian, maupun sosial kemasyarakatan yang selama ini didambakan warga.
Tokoh masyarakat Jorong Tombang, Sardi Usman, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan ini lahir dari musyawarah dan kesadaran kolektif warga. Rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kampung halaman menjadi pendorong utama terlaksananya kegiatan fisik tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pembangunan ini berangkat dari kebersamaan dan kesadaran masyarakat untuk memperbaiki akses yang selama ini dibutuhkan. Apa yang dilakukan murni untuk kepentingan warga dan keberlangsungan kehidupan kampung,” tegas Sardi Usman.
Menurut Sardi, jalan yang dikerjakan secara bertahap ini bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol kemandirian masyarakat. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa inisiatif warga ini tidak bermaksud mengesampingkan peran pemerintah, melainkan justru sebagai bentuk dukungan proaktif masyarakat dalam percepatan pembangunan daerah.
“Kami berharap ke depan tetap ada perhatian dan sinergi yang baik dengan pemerintah. Yang terpenting, masyarakat berupaya menjaga kebersamaan dan tanggung jawab dalam membangun wilayahnya,” tambahnya.
Aksi gotong royong warga Jorong Tombang ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, komitmen untuk memajukan nagari secara mandiri dan tertib tetap menyala, sembari menanti sentuhan sinergi lanjutan dari pemerintah daerah.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









