PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mempercepat upaya pemulihan pasca banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah sejak akhir November lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, didampingi Kalaksa BPBD Jhon Edwar dan Kadis Kominfo Armen, menyampaikan perkembangan terkini dari Posko Komando Bencana Alam pada Rabu malam (3/12/2025).
Sekda Doddy mengungkapkan bahwa akses jalan menuju lokasi terdampak mulai berangsur pulih.
“Sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat tertentu. Namun hingga saat itu, masih ada dua jorong yang sulit diakses, yaitu Jorong Katiagan dan Jorong Tombang,” katanya. Upaya pembukaan akses ke Jorong Tombang akan diprioritaskan setelah proses evakuasi korban selesai.
Listrik di wilayah yang sebelumnya padam juga sudah kembali menyala hingga Rabu sore. Dari sisi logistik, pasokan bantuan telah masuk ke daerah terdampak, termasuk operasi pasar LPG bersama Pertamina di Kecamatan Talamau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski kondisi membaik, proses pencarian korban longsor di Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau masih berlangsung intensif. “Empat orang lagi yang belum ditemukan,” ujar Sekda Doddy.
Sekda juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, termasuk banjir rob di kawasan pantai sesuai peringatan BMKG. Pada sektor ketahanan pangan, lahan pertanian terdampak cukup luas, namun ketersediaan sembako masih aman dengan tambahan beras bantuan sekitar 45 ton pada Jumat berikutnya.
Untuk percepatan infrastruktur, Pemkab Pasaman Barat berkoordinasi erat dengan Pemprov Sumbar melalui Dinas BMCKTR. Akses jalan provinsi ke Kecamatan Talamau sudah dapat dilalui roda empat, dan diharapkan semakin lancar dalam waktu dekat.
Dengan kolaborasi TNI dalam pembangunan jembatan Bailey serta dukungan berbagai pihak, pemulihan di Pasaman Barat terus menunjukkan progres positif. Masyarakat diimbau tetap siaga hingga masa tanggap darurat berakhir, sambil berdoa agar tidak ada korban tambahan.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









