SUMBAR.NEWSLINE.ID — Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pasaman Barat untuk periode 2026–2031. Pengukuhan tersebut dilaksanakan secara serentak bagi pengurus HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Barat di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang.
Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sumatera Barat. Kegiatan penting ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran pengurus pusat dan provinsi, serta pimpinan HKTI dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Barat.
Dengan pengukuhan ini, Doddy San Ismail bersama jajaran pengurus resmi mengemban mandat untuk menjalankan roda organisasi serta memajukan sektor pertanian di Pasaman Barat selama lima tahun ke depan.
Perkuat Kelembagaan Petani dan Sektor Unggulan Daerah
Dalam keterangannya usai dikukuhkan, Sekda Doddy San Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru HKTI untuk memperkuat peran strategis organisasi dalam memperjuangkan aspirasi para petani. Mengingat sektor pertanian dan perkebunan merupakan penopang utama perekonomian daerah, penguatan kelembagaan menjadi sebuah keniscayaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keberadaan HKTI diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kelembagaan petani, menyalurkan aspirasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan,” ujar Doddy.
Ia menambahkan, HKTI harus mampu membangun sinergi yang erat dengan Pemkab Pasaman Barat, kelompok tani, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjawab berbagai tantangan di sektor agraris—mulai dari peningkatan produktivitas, perluasan akses pemasaran, kemudahan permodalan, hingga pemanfaatan teknologi modern.
Hadirkan Program Nyata dan Dorong Inovasi Pertanian
Doddy menekankan bahwa kepengurusan HKTI Pasaman Barat periode 2026–2031 tidak sekadar menjalankan fungsi administratif organisasi, melainkan harus mampu menghadirkan program dan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
“HKTI dapat berperan dalam mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia petani, serta memperkuat daya saing produk pertanian dan perkebunan,” tambahnya.
Melalui momentum konsolidasi organisasi ini, pengurus HKTI Pasaman Barat diharapkan segera merumuskan program kerja yang selaras dengan kebutuhan riil petani serta mendukung arah kebijakan pembangunan pertanian di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









