SUMBAR.NEWSLINE.ID — Bupati Pasaman Barat Yulianto menekankan pentingnya memilih pemimpin yang berdedikasi, kompeten, dan mampu menghasilkan program kerja nyata dalam Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (26/5), tersebut menjadi momentum menentukan arah pembinaan Pramuka untuk lima tahun ke depan.
Muscab Jadi Momentum Menentukan Arah Organisasi
Muscab Kwarcab 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat dihadiri Ketua Harian Kwartir Daerah 03 Sumatera Barat Yulius, Asisten III Setdakab Pasaman Barat Harlina Syahputri, Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat Risnawanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemangku kepentingan terkait.
Yulianto yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Pasaman Barat menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menentukan kepemimpinan dan arah program kerja Pramuka di daerah.
“Muscab ini adalah momen demokrasi organisasi sekaligus peneguhan komitmen memperkuat pembinaan generasi muda. Pilihlah pemimpin yang memiliki dedikasi, kapasitas, dan mampu menyusun program kerja yang nyata serta berdampak,” tegas Yulianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kepemimpinan yang kuat perlu diikuti program terarah agar Gerakan Pramuka semakin berperan dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.
Pramuka Berperan Membentuk Karakter Generasi Muda
Yulianto menyebut Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter anak-anak dan remaja. Melalui pendidikan kepanduan, generasi muda dibina agar menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, memiliki kepedulian sosial, serta berakhlak mulia.
Ia juga menilai kegiatan Pramuka dapat menjadi salah satu sarana membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
“Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter dan kecakapan hidup generasi muda Pasaman Barat,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap kepengurusan yang terbentuk melalui Muscab mampu memperkuat pembinaan di seluruh wilayah Pasaman Barat dengan kegiatan yang relevan terhadap kebutuhan generasi muda.
Kwarcab Pasbar Membina 960 Gugus Depan
Sementara itu, Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat Risnawanto memaparkan capaian organisasi selama masa bakti 2021–2026.
Saat ini, Kwarcab Pasaman Barat membina 960 gugus depan yang tersebar di 11 kwartir ranting dan didukung tiga satuan karya. Jumlah anggota aktif tercatat sebanyak 3.731 peserta didik dan 2.919 anggota dewasa.
“Selama lima tahun terakhir, berbagai program pembinaan berhasil dilaksanakan, mulai dari pelatihan pelatih, kursus manajemen kwartir, Jambore, Raimuna Nasional, Perkemahan Wirakarya, kemah bela negara, hingga kegiatan sosial dan keagamaan,” jelas Risnawanto.
Selain menjalankan program pembinaan, Kwarcab Pasaman Barat juga meningkatkan sarana dan prasarana organisasi. Upaya tersebut mencakup pembangunan sekretariat tetap, pengembangan bumi perkemahan, penyediaan kendaraan operasional, hingga ambulans untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
Muscab Usung Tema Penguatan Bela Negara
Ketua Panitia Muscab 2026, Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Muscab tahun ini mengusung tema “Melalui Muscab Tahun 2026 Kita Perkuat Bela Negara dalam Gerakan Pramuka”.
Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta utusan kwartir ranting, lima utusan Kwarcab, serta para peninjau.
Melalui Muscab 2026, Gerakan Pramuka Pasaman Barat diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi, melahirkan program kerja yang berdampak, serta meningkatkan kontribusi dalam pembinaan karakter dan kecakapan hidup generasi muda.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









