SUMBAR.NEWSLINE.ID — Sebanyak 400 santri dari 52 TPQ dan MDTA se-Kecamatan Gunung Tuleh mengikuti Khatam Al-Qur’an ke-6 Tahun 2026 M/1447 H di Masjid Raya Al Falaah, Bandar Nagari Bahoras, Selasa (12/5/2026). Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan pendidikan agama berperan penting dalam membentengi generasi muda dari narkoba, pergaulan bebas, dan berbagai pengaruh negatif.
Kegiatan bertema “Menuju Generasi Unggul Gunung Tuleh: Mengenal Al-Qur’an, Pencinta Al-Qur’an, dan Berakhlak Al-Qur’an” tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berakhlak baik.
Saat membuka kegiatan, Yulianto mengatakan pendidikan agama perlu diperkuat sejak dini agar anak-anak memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Pengaruh negatif saat ini semakin banyak, mulai dari pergaulan bebas, narkoba, hingga persoalan sosial lainnya. Jika anak-anak dibekali pendidikan agama yang baik, mereka akan lebih mampu menjaga diri dari pengaruh tersebut,” ujar Yulianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendidikan Agama Bentuk Karakter Generasi Muda
Menurut Yulianto, kegiatan khatam Al-Qur’an tidak hanya menjadi penanda capaian pembelajaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini.
Ia menilai pelaksanaan khatam Al-Qur’an secara berkelanjutan di tingkat kecamatan layak menjadi contoh bagi nagari lain di Pasaman Barat.
Yulianto mengajak orang tua, guru, pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter serta menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak.
“Tujuan kita adalah melahirkan generasi penerus yang unggul dan berakhlak. Karena itu, anak-anak harus dibekali pendidikan dan nilai-nilai positif agar tumbuh menjadi pribadi yang membawa kemajuan bagi daerah,” katanya.
Ia berharap kegiatan khatam Al-Qur’an tingkat kecamatan terus dilaksanakan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang religius dan mampu bersaing.
Apresiasi Kekompakan Masyarakat Gunung Tuleh
Yulianto juga mengapresiasi kekompakan panitia, pemangku kepentingan, dan masyarakat Gunung Tuleh yang telah menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut hingga memasuki tahun keenam.
“Kekompakan, keikhlasan, dan kerja keras seluruh pihak sangat terasa dalam kegiatan ini. Saya mengapresiasi panitia dan masyarakat yang telah mendukung penuh acara ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Yulianto turut mengingatkan masyarakat agar menjaga situasi tetap aman dan damai menjelang Pemilihan Wali Nagari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan persatuan dan menghindari perpecahan demi kemajuan daerah.
Yulianto juga mengumumkan adanya bantuan sapi kurban dari Presiden yang akan ditempatkan di Nagari Bahoras.
Khatam Al-Qur’an Memasuki Tahun Keenam
Ketua Pelaksana, Roni Pasla, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Pasaman Barat beserta rombongan dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, khatam Al-Qur’an tingkat Kecamatan Gunung Tuleh telah memasuki tahun keenam dan dapat terselenggara berkat dukungan berbagai pihak serta masyarakat setempat.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai wadah pembinaan generasi Qurani di Gunung Tuleh,” ujarnya.
Pada akhir kegiatan, Yulianto berinteraksi langsung dengan para peserta melalui sejumlah pertanyaan. Momen tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban antara kepala daerah dan para santri.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi sarana pembinaan generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an, mengamalkan nilai-nilainya, serta tumbuh dengan karakter dan akhlak yang baik.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









