PASAMAN BARAT, SUMBARNEWSLINE.ID – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ke-22 yang jatuh pada 7 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Pasbar menggelar Tabligh Akbar dan zikir bersama di halaman Kantor Bupati, Rabu malam (31/12/2025). Acara ini dirangkai dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, dihadiri Forkopimda, Sekda Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M. Ihpan, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, serta para kepala OPD dan stakeholder.
Sebelum acara, Bupati Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan dan Forkopimda telah meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor yang merusak permukiman serta menelan korban jiwa di 11 kecamatan. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.
Penceramah undangan, Ustaz Arif Habibi Batubara dari Medan, Sumatera Utara, menyampaikan tausiyah mendalam tentang pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan keteladanan akhlak Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mikraj serta contoh Siti Khadijah sebagai istri salehah yang patut dicontoh. Musibah banjir dan longsor disebut sebagai ujian sekaligus pengingat untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas iman umat.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tabligh Akbar ini diharapkan meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan rasa syukur atas usia Pasbar ke-22, berharap Bumi Mekar Tuah Basamo senantiasa dijauhkan dari bala dan bencana.
“Malam ini juga kita memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Semoga kita mampu meneladani sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat.
“Kita bermohon kepada Allah SWT agar saudara-saudara kita yang menjadi korban diterima amal ibadahnya dan yang kehilangan harta diberikan pengganti yang lebih baik,” katanya.
Ia berterima kasih kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, media massa, serta semua pihak yang berkontribusi dalam penanganan bencana.
“Alhamdulillah, dengan kebersamaan dan doa kita, semoga masyarakat terdampak diberi kekuatan dan Pasbar terhindar dari bencana ke depan,” pungkasnya.
Acara Tabligh Akbar dan zikir bersama ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas kemajuan Pasbar, tapi juga pengingat kolektif untuk bersatu menghadapi tantangan, memperkuat ikatan spiritual, dan mempererat hubungan antarwarga di tengah proses pemulihan.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









