Doddy San Ismail: Sampah Harus Ditangani Bersama, Nagari Wajib Anggarkan Dana

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID –  Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, membuka Forum Group Discussion (FGD) Strategi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Kolaborasi Triple Helix di Aula Kantor Bupati, Selasa (14/10). Ia meminta seluruh nagari agar mulai menganggarkan dana khusus untuk penanganan sampah dalam APB Nagari tahun 2026.

“Satu orang menghasilkan sampah sekitar 0,28 kilogram per hari. Dengan jumlah penduduk Pasaman Barat sebanyak 454.053 jiwa, total sampah yang dihasilkan mencapai 127.135 kilogram per hari. Ini persoalan besar yang harus segera kita tangani bersama,” tegas Doddy.

Ia menilai persoalan sampah masih terjadi karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Camat, wali nagari, dan Bamus diminta menggiatkan gotong royong serta menyesuaikan program pengelolaan sampah dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 71 Tahun 2021. Doddy juga mengingatkan pentingnya evaluasi kesiapsiagaan bencana di tingkat kecamatan dan nagari.

Penanganan sampah di Pasaman Barat akan melibatkan tiga pilar utama atau Triple Helix: pemerintah sebagai pembuat regulasi, swasta sebagai pengembang teknologi ramah lingkungan, dan masyarakat sebagai pelaku pengurangan serta pengolahan sampah.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, tanggung jawab pengelolaan sampah berada pada pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Dengan kolaborasi Triple Helix ini, saya yakin persoalan sampah dapat kita atasi dan menjadikan Pasaman Barat yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” harapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasbar, Edison Zelmi, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan membangun komitmen dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta. Ia menyebutkan sejumlah rekomendasi yang disepakati, seperti peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pengembangan model pengelolaan sampah berbasis teknologi.

FGD turut menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Padang (UNP), yakni Prof. Indang Dewata, Prof. Nurhasan Syah, Prof. Eri Barlian, Prof. Iswandi, dan Prof. Heldi, yang memberikan kontribusi akademik dalam merumuskan strategi kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat. (*)

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB