PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.id – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membentuk generasi muda yang religius saat menghadiri Khatam Al-Qur’an gabungan 35 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) se-Kecamatan Lembah Melintang, Rabu (17/6/2026). Bertempat di Bana Central Park, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam penguatan pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan karakter bagi para santri di wilayah tersebut.
Tradisi yang telah memasuki tahun ketujuh ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati M. Ihpan, Ketua GOW Ny. Gusmalini, jajaran pimpinan OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan orang tua santri yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, khususnya panitia dan masyarakat setempat, atas konsistensi menjaga tradisi khatam Al-Qur’an. Ia menilai kegiatan ini berperan krusial dalam membentuk moral dan ketakwaan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Menjadi generasi penerus bangsa dan daerah merupakan tanggung jawab besar. Karena itu, kegiatan khatam Al-Qur’an seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter, moral, dan ketakwaan anak-anak kita,” tegas Yulianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan bahwa pembangunan pendidikan di Pasaman Barat tidak boleh hanya berfokus pada sisi akademik semata, tetapi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, pemahaman terhadap Al-Qur’an merupakan bekal utama bagi generasi muda dalam melanjutkan estafet pembangunan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati memaparkan komitmen Pemkab Pasaman Barat dalam meningkatkan akses pendidikan. Tahun ini, direncanakan hadir dua program pendidikan nasional, yakni Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat yang memberikan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat luas.
“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, pembinaan moral dan ketakwaan anak-anak tetap menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati M. Ihpan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memperkuat syiar Islam di Kecamatan Lembah Melintang. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Bana Grup merupakan bentuk komitmen keluarga untuk melanjutkan amanah orang tua melalui pengembangan pendidikan keagamaan.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini didukung Bana Grup dan dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Kami berharap kegiatan khatam Al-Qur’an ini terus berkembang dan mendapat dukungan berkelanjutan,” kata Ihpan. Ia juga berharap kegiatan yang melibatkan 35 TPA dan MDA tersebut dapat menjadi agenda rutin berskala daerah guna memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Pasaman Barat.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kembali menegaskan bahwa penguatan pendidikan keagamaan adalah pilar utama dalam pembangunan daerah. Ke depan, diharapkan kolaborasi antara keluarga, guru, dan pemerintah terus terjalin erat demi mewujudkan generasi penerus yang berakhlakul karimah dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal iman yang kuat.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









