PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasaman Barat resmi bertambah menjadi enam dapur setelah beroperasinya fasilitas SPPG di Bunuik, Kecamatan Kinali, yang ditinjau langsung oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto pada Sabtu (28/3/2026).
Dalam keterangannya di Simpang Empat, Minggu, Bupati Yulianto menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas baru ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Pasaman Barat 2045.
Yulianto turut mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pendirian fasilitas tersebut dan berharap sebaran SPPG terus diperluas agar peningkatan mutu gizi serta penyiapan SDM yang sehat, cerdas, dan berdaya saing dapat dirasakan merata di seluruh pelosok Pasaman Barat.
Mengingat program MBG merupakan investasi jangka panjang, bupati mengajak masyarakat ikut mengawasi jalannya program seraya menegaskan, “Hancur generasi, hancur pula daerah kita. Karena itu, saya berharap kualitas makanan benar-benar dijaga. Saya yakin pengelola SPPG ini merupakan tenaga terlatih yang mampu memastikan makanan yang disajikan sehat dan bergizi bagi anak-anak.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Perwakilan Yayasan SPPG Bunuik Kinali Sudarsono menyambut baik perhatian Pemkab Pasaman Barat dan menyatakan pihaknya terbuka menerima masukan dari pemerintah daerah, pihak sekolah, maupun masyarakat agar pelayanan MBG terus berkembang semakin baik.
Kepala SPPG Bunuik Kinali Sukma Adi menjelaskan bahwa selain mencukupi kebutuhan nutrisi harian, program MBG memiliki peran krusial dalam menekan angka stunting serta memperbaiki pola makan anak dengan sasaran peserta didik, balita, hingga ibu hamil.
Sukma menambahkan, keberadaan dapur gizi ini turut menggerakkan perekonomian lokal karena penyerapan bahan baku makanan diprioritaskan berasal dari produk hasil pertanian dan pangan masyarakat di sekitar lokasi SPPG.
Terkait kapasitas, dapur SPPG Bunuik Kinali mampu memproduksi hingga 3.000 porsi per hari secara bertahap, mulai dari 1.000 porsi awal untuk sekolah negeri maupun swasta terdekat, meningkat menjadi 1.500 porsi, hingga mencapai target maksimal dengan alokasi 2.700 porsi untuk peserta didik serta 300 porsi bagi balita dan ibu hamil.
Pengelola menegaskan bahwa fasilitas dapur ini merupakan milik bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar kualitas pelayanan tetap prima demi mencetak generasi penerus Pasaman Barat yang sehat dan unggul. ***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









