PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah infrastruktur terdampak bencana alam pada Selasa (25/11/2025). Titik-titik yang dikunjungi meliputi Batang Tongar Jembatan Panjang, jalan terban di Polongan 6, serta beberapa lokasi di Kecamatan Talamau.
Di Kecamatan Talamau, rombongan meninjau lokasi longsor di Kelok Kaco, Nagari Talu. Akses jalan yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, meski dengan kehati-hatian ekstra karena risiko longsor susulan masih tinggi.
Selain longsor, banjir melanda Benteng, Nagari Sinuruik akibat luapan Sungai Batang Sinuruik, merendam sekitar 30 rumah dan memengaruhi 30 kepala keluarga (KK). Banjir serupa juga terjadi di Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik, saat Sungai Aia Angek/Galanggang meluap, dengan data sementara 18 rumah dan 19 KK terdampak.
Di perbatasan Jorong Paraman Benteng, Nagari Sinuruik, material longsor dan kayu tumbang sempat menutup sebagian badan jalan lintas provinsi, menyumbat drainase dan meningkatkan risiko longsor susulan. Saat ini, jalan sudah dapat dilalui roda dua dan roda empat, namun pengguna diminta tetap waspada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekda Doddy San Ismail menekankan langkah cepat antisipasi bahaya, khususnya di Polongan 6.
“Untuk jalan di Polongan 6, kita perlu segera memasang rambu-rambu peringatan, termasuk pembatasan kapasitas kendaraan yang boleh lewat karena kondisi jalan masih labil,” ujarnya di sela peninjauan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Pasaman Barat dalam masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah sejak akhir November 2025, dengan fokus pemulihan akses dan mitigasi risiko susulan.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









