Aksi SEMMI dan AMPB: Soroti Transparansi dan Pelayanan Publik, Berakhir Damai di Kantor Bupati

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB) menggelar aksi unjuk rasa secara maraton, Jumat (30/1/2026).

Aksi dimulai di Kantor Inspektorat Pasaman Barat, di mana massa mendesak pemerintah daerah membuka data hasil audit kinerja.

Koordinator lapangan, Rido, menegaskan dalam orasinya bahwa transparansi adalah bentuk pertanggungjawaban mutlak kepada publik.

“Kami meminta kejelasan dan keterbukaan data. Mahasiswa hadir sebagai fungsi kontrol agar tidak ada yang ditutup-tutupi dari masyarakat,” seru Rido.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Inspektur Inspektorat Pasaman Barat, Emnita Nadirua, S.E., M.M., sempat menemui massa untuk menjelaskan batasan regulasi.

“Kami punya aturan tersendiri. Hasil pemeriksaan bersifat rahasia negara dan tidak bisa serta-merta diberikan kepada publik tanpa prosedur sah,” jelas Emnita.

Usai berorasi dan berdialog di Inspektorat, massa aksi kemudian bergerak melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kantor Bupati Pasaman Barat.

124894

Di pusat pemerintahan daerah tersebut, mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan serupa, meminta atensi langsung dari pimpinan daerah terkait kinerja dan pelayanan publik serta janji-janji kesejahteraan terhadap masyarakat.

Selama pergerakan massa dari satu titik ke titik lainnya, jajaran Polres Pasaman Barat melakukan pengawalan yang humanis. Mewakili Kapolres AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., pengamanan langsung dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Muzhendra, S.H., M.H., didampingi Kasat Samapta AKP Dwi Hadiyanto, S.H., Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar, S.H., M.H., dan Pejabat Utama (PJU) Polres lainnya.

Kapolsek Pasaman, AKP Zulfikar, kepada AJO Pasbar manyampaikan bahwa aksi mahasiswa merupakan koreksi atas pelayanan instansi.

“Ketidakpuasan transparansi dan pelayanan publik, membuat adik -adik mahasiswa turun ke jalan hari ini,” terang Zulfikar.

Meski berlangsung di dua lokasi, aksi berakhir damai. Massa membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawasan humanis personel kepolisian yang memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB