PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat turut berperan dalam peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat kabupaten tahun ini yang diisi dengan aksi kemanusiaan.
PMI bersinergi dengan pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Jorong Pasanggiangan dan Tinggam, Kecamatan Talamau, Senin (12/1/2026).
Kehadiran PMI memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana tersebut. Hadir langsung di lokasi, Ketua PMI Pasaman Barat H. Risnawanto bersama Kepala Markas PMI Rida Warsa, bersama relawan dalam membantu pendistribusian logistik serta aksi pemulihan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Pasaman Barat, H. Risnawanto, menekankan pentingnya respons cepat dan sinergi dalam setiap kondisi darurat.
“PMI Pasaman Barat akan selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti ini. Kolaborasi dalam peringatan Bulan K3 ini membuktikan bahwa dengan kebersamaan, beban masyarakat terdampak banjir dan longsor di Talamau dapat lebih ringan kita tanggulangi bersama,” ujar Risnawanto.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, turut mengapresiasi keterlibatan aktif PMI dan jajaran perusahaan. Menurutnya, sinergi ini menjadikan peringatan Bulan K3 jauh lebih bermakna karena menyentuh langsung kebutuhan mendesak masyarakat.
“Momentum Bulan K3 tahun ini kita manfaatkan untuk aksi kemanusiaan. Kehadiran rekan-rekan dari PMI bersama pimpinan perusahaan adalah wujud nyata kepedulian bersama untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Yulianto.
Dalam aksi tersebut, PMI Pasaman Barat turut menyalurkan bantuan hasil sumbangan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan perbankan.
Bantuan meliputi paket sembako senilai Rp15 juta, uang tunai Rp19 juta, serta berbagai peralatan gotong royong yang sangat dibutuhkan warga terdampak.
Ketua Panitia Bulan K3 Pasbar, Akhmad Yusri, menambahkan bahwa kehadiran PMI memperkuat aspek kolaboratif sesuai tema nasional tahun ini untuk membangun ekosistem K3 yang profesional dan andal.
Semangat kemanusiaan ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh elemen di Pasaman Barat untuk terus menjaga solidaritas dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









