Rommy Chandra Desak Pengusaha Sawit Gunakan Plat ‘BA S’, Amankan Potensi PAD Miliaran Rupiah

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT — Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, H. Rommy Candra, kembali menyerukan gerakan kesadaran identitas daerah dengan mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku usaha besar, untuk menggunakan plat kendaraan nomor polisi “BA S”. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat banyaknya kendaraan operasional yang masih membayar pajak di luar daerah.

Politisi yang dikenal vokal ini menyoroti banyaknya kendaraan angkutan sawit, truk perusahaan perkebunan besar, serta pabrik CPO yang beraktivitas di wilayah Pasaman Barat namun menggunakan plat luar. Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan daerah karena potensi pajak kendaraan yang mencapai miliaran rupiah justru dinikmati oleh daerah lain.

“Padahal seluruh aktivitas bisnis mereka di Pasbar, tapi pajaknya dinikmati daerah lain. Ini harus kita perbaiki bersama. Plat BA S adalah identitas daerah. Dengan itu, kita tunjukkan bahwa kita bangga menjadi bagian dari Pasbar dan siap membangun bersama,” tegas Rommy Candra, kepada Media, Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rommy menekankan bahwa kemandirian ekonomi Pasaman Barat harus dimulai dari hal-hal kecil seperti ketaatan membayar pajak di tempat beraktivitas. Ia mendesak para pengusaha sawit dan pemilik peron untuk menjadi teladan dengan melakukan balik nama kendaraan ke plat lokal sebagai bentuk komitmen moral membangun daerah yang telah memberikan mereka keuntungan bisnis.

Namun, Rommy juga memberikan catatan keras kepada instansi terkait seperti Samsat untuk mempermudah birokrasi. Menurutnya, layanan yang cepat, ramah, dan tanpa hambatan adalah kunci agar masyarakat dan pengusaha tidak enggan memindahkan pajak kendaraannya ke Pasaman Barat.

“Kalau sistemnya mudah, semua akan ikut. Pelayanan yang cepat adalah kunci. Jangan sampai masyarakat kecewa setelah memindahkan pajaknya ke sini,” tambahnya.

Melalui gerakan sadar pajak ini, Rommy optimis Pasaman Barat dapat berdiri lebih kokoh secara ekonomi dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana perimbangan dari pusat. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah pajak yang masuk akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB