Rap dan Punk Bertemu Minang: “Yo Kah Tu Piaman” Karya Duo Ajo

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DOK. Pribadi DUO AJO)

(DOK. Pribadi DUO AJO)

PARIAMAN, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Musik daerah kini tak lagi hanya identik dengan instrumen tradisional. Duo Ajo, yang digawangi Ajo Buset dan Ajo Wayoik, membuktikan hal itu lewat lagu “Yo Kah Tu Piaman”. Mereka menggabungkan rap dan punk dalam satu irama penuh semangat, memadukan lirik Minang dan Inggris yang berani serta segar di telinga generasi muda.

Duo Ajo menghadirkan gebrakan baru dalam dunia musik Minang lewat karya yang memadukan dua genre ekstrem dengan pesan budaya yang kuat. Lagu ini digarap serius di studio RF milik Rafi Mahaldi, melalui proses kreatif yang intens dan revisi berulang demi menghasilkan komposisi yang matang dan berkarakter.

“Kalau cuma bikin karya biasa-biasa saja, duet ini nggak akan menggigit. Kami ingin menciptakan sesuatu yang punya ciri khas Piaman,” ujar Ajo Buset.

Ajo Wayoik, yang dikenal sebagai dosen dan kreator konten budaya Minang, menuturkan bahwa lagu “Yo Kah Tu Piaman” membawa pesan kuat tentang identitas dan kekayaan budaya Piaman. Ia menekankan bahwa Piaman bukan hanya soal Tabuik atau Basapa, tetapi juga memiliki banyak aspek budaya lain yang layak diperkenalkan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya memang dosen, tapi saya suka street punk. Musik ini jadi cara saya menyalurkan energi dan kreativitas, sekaligus memperkenalkan sisi lain budaya Piaman,” jelasnya.

Ajo Wayoik juga menilai bahwa penggabungan dua genre ekstrem tersebut bukan tanpa alasan. Punk mewakili keberanian, sementara rap membawa pesan verbal yang kuat.

“Keduanya mencerminkan jiwa orang Piaman yang keras tapi jujur,” katanya.

Lagu ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap identitas daerah yang sering kali terpinggirkan oleh arus musik pop. Duo Ajo ingin menunjukkan bahwa tradisi bisa berjalan beriringan dengan modernitas, tanpa kehilangan akar budaya.

Dalam video klipnya, nuansa lokal diperkuat lewat kostum tradisional, gerakan silat, dan latar budaya Pariaman yang kuat. Penari dan pesilat lokal tampil dalam adegan energik yang menggambarkan harmoni antara tradisi dan gaya urban.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa Piaman bukan cuma Tabuik, tapi kaya akan narasi budaya,” tambah Wayoik.

Duo Ajo berharap lagu ini bisa menjadi pemantik semangat lokalitas di kalangan generasi muda. Mereka ingin menunjukkan bahwa musik daerah bisa berevolusi tanpa kehilangan jati diri.

“Kami ingin anak muda bangga jadi urang Minang. Musik ini adalah jembatan antara tradisi dan modernitas,” tutup Buset.

Lagu dan video klip “Yo Kah Tu Piaman” rencananya akan dirilis di akun media sosial Duo Ajo. Setelah perilisan, mereka juga akan aktif memproduksi konten komedi dan budaya sebagai media edukasi dan hiburan untuk masyarakat luas. (*)

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
DPRD Pasaman Barat Soroti Antrean Tangki CPO di SPBU: BBM Bersubsidi Diduga Bocor ke Sektor Industri
Sulaiman Salurkan Pokir untuk Pembangunan Pagar TK PAUD Muhammadiyah
Hak Jawab Pemerintah Nagari Langgam Saiyo atas Pemberitaan Pembangunan RTLH dan MCK
Tolak Dualisme Kepemimpinan, Niniak Mamak Aia Bangih Nyatakan Aulia Amri Sutan Kerajaan Pucuak Adat Sah
Eko Supriono: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Persatuan dan Nilai Kepedulian Masyarakat
Program Rehabilitasi RTLH dan MCK di Nagari Langgam Saiyo Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
Peringati HUT ke-81 RI dan HUT ke-28 PAN, DPD PAN Pasbar Gelar Festival Lagu Dangdut

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Selasa, 22 September 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pasaman Barat Soroti Antrean Tangki CPO di SPBU: BBM Bersubsidi Diduga Bocor ke Sektor Industri

Kamis, 17 September 2026 - 00:02 WIB

Sulaiman Salurkan Pokir untuk Pembangunan Pagar TK PAUD Muhammadiyah

Selasa, 15 September 2026 - 12:01 WIB

Hak Jawab Pemerintah Nagari Langgam Saiyo atas Pemberitaan Pembangunan RTLH dan MCK

Selasa, 15 September 2026 - 11:22 WIB

Tolak Dualisme Kepemimpinan, Niniak Mamak Aia Bangih Nyatakan Aulia Amri Sutan Kerajaan Pucuak Adat Sah

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Sulaiman Salurkan Pokir untuk Pembangunan Pagar TK PAUD Muhammadiyah

Kamis, 17 Sep 2026 - 00:02 WIB