Pemkab Pasbar dan Gubernur Sumbar Koordinasi Strategis: Fokus Infrastruktur dan Pengelolaan WPR

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus bergerak cepat dalam melakukan koordinasi tingkat tinggi guna memulihkan sektor infrastruktur yang terdampak bencana. Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi jajaran strategis lainnya, menemui Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/1).

Pertemuan ini menjadi agenda krusial untuk memastikan percepatan pembangunan kembali jalan dan jembatan yang rusak parah akibat bencana hidroterma beberapa waktu lalu. Salah satu poin utama yang diusulkan Bupati Yulianto adalah pembangunan jalan alternatif di wilayah Talamau yang dinilai sangat strategis untuk menjamin aksesibilitas warga.

“Pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan adalah prioritas utama kami pascabencana. Kami juga mengusulkan pembangunan jalan alternatif, khususnya di wilayah Talamau, agar aksesibilitas masyarakat tetap terjaga dan memiliki jalur penghubung yang strategis,” ungkap Bupati Yulianto.

Selain fokus pada pemulihan fisik, Bupati Yulianto juga menjajaki potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui tata kelola Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Bupati berharap pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh agar pengelolaan tambang rakyat dapat berjalan sesuai regulasi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi terkait pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Tujuannya jelas, agar potensi ini dapat dikelola sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga mampu menjadi sumber PAD sekaligus penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal,” tambah Bupati Yulianto.

Pembahasan lain yang tak kalah penting adalah percepatan penyelesaian status tanah eks Asian Development Project (ADP) di kawasan Air Runding. Penuntasan administrasi lahan ini dinilai mendesak untuk memberikan kepastian hukum aset pemerintah serta mendukung pembangunan daerah di masa depan.

Langkah jemput bola ini menunjukkan komitmen serius Pemkab Pasaman Barat dalam menyeimbangkan antara pemulihan darurat pascabencana dan pembangunan kemandirian ekonomi daerah jangka panjang.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali
Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan
Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga
Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga
Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi
Adriwilza Dorong Program SIBAT PMI dan Penanaman Kelapa Genjah di Rantau Panjang
Kawal Kesiapan Porprov XVI, Niat Bakti Lubis Dampingi Peninjauan Venue Grasstrack
Kadispora Pasbar Afkar Wakili Bupati Yulianto Tutup Resmi Cabor Arung Jeram

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bupati Yulianto Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar dan Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Proyek Penahan Tebing Batang Pasaman Diharapkan Lindungi Permukiman Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hadirkan Duta Baca Indonesia Gol A Gong, Pasbar Perkuat Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Bupati Pasbar Pantau Hari Terakhir Pilwana Badunsanak di Kinali

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:35 WIB

Pasaman Barat

Anggota DPRD Sulaiman Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi 447 Warga

Senin, 12 Okt 2026 - 07:42 WIB