Nefri PPP Pasbar: Jangan Amputasi Nasib Honorer dan Relawan Kesehatan!

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Rapat Gabungan Komisi I, II, dan IV bersama jajaran pemerintah daerah di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Kamis (5/2/2026).

Rapat ini secara khusus membahas nasib tenaga honorer dan relawan kesehatan yang tidak terakomodir dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

​Pertemuan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten III, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kesehatan, RSUD, dan Dinas Pendidikan.

​Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pasaman Barat dari Fraksi PPP, Nefri, menyoroti adanya ketidaksinkronan data terkait status para tenaga kesehatan dan honorer di lapangan. Berdasarkan laporan yang ia terima, para bidan dan relawan kesehatan tersebut hingga saat ini masih aktif bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Saya menerima laporan langsung dari bidan bahwasanya mereka sampai hari ini masih aktif bekerja. Artinya, ketika mereka masih aktif bekerja, berarti mereka terdata. Kalau tidak, secara hukum apa urgensinya mereka bekerja?” ujar Nefri dalam rapat tersebut.

​Politisi PPP ini menjelaskan bahwasanya secara logika hukum, jika memang status mereka tidak diakui, seharusnya sudah ada surat pemberhentian resmi. Namun faktanya, hasil kerja mereka berupa data kesehatan masih diterima dan digunakan oleh Dinas Kesehatan maupun pihak Nagari.

​”Kalau surat pemberhentiannya sudah datang, mereka pasti tidak akan bekerja. Tapi hari ini mereka masih menyuplai data ke Dinas Kesehatan, ke Nagari. Lantas hari ini, masa kita mau mengamputasi mereka?” tegasnya.

​Nefri mengingatkan pemerintah daerah untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan, karena hal ini menyangkut keberlangsungan hidup para tenaga honorer dan keluarganya. Ia meminta agar ada solusi konkret supaya mereka tidak kehilangan pekerjaan.

​”Ini bukan persoalan sosial, ini persoalan kehidupan. Antara dia dengan keluarganya, antara dia dengan anak-anaknya untuk menyambung nasib. Jangan kita bunuh (masa depan) mereka,” pungkas Nefri.

​Menutup audiensi, DPRD Pasaman Barat mendesak BKPSDM dan dinas terkait untuk melakukan verifikasi ulang supaya tenaga honorer yang masih aktif bekerja ini dapat diakomodir atau diberikan solusi kebijakan yang menjamin nasib mereka.***

Penulis : Syafril Erizon

Editor : Ajo Uban

Follow WhatsApp Channel sumbar.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan
PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau
Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan
Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang
Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026
Tingkatkan Budaya Literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar Gelar Pembekalan dan Lomba Resensi Buku
PMI Pasaman Barat dan PMI Padang Sepakati Layanan Kemanusiaan untuk Pasien Rujukan
Polsek Kinali Polres Pasaman Barat Bekuk Target Operasi Kasus Pencurian

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:27 WIB

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Penanganan Darurat Banjir Talamau dan Salurkan Bantuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

PMI Pasaman Barat Terjunkan Tim ke Lokasi Menyusul Banjir dan Longsor di Kecamatan Talamau

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Talamau Pimpin Penanganan Banjir Akibat Luapan Sungai di Nagari Kajai Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:47 WIB

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:14 WIB

Lapas Talu Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Sumatera Barat

Kapolsek Talamau dan Tim Gabungan Buka Jalur Longsor Pasanggiang

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:47 WIB