PASAMAN BARAT – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Pasaman Barat tidak hanya diisi dengan seremonial formal, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan yang mendalam.
Perkumpulan Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar) menjadikan momentum ini untuk “pulang” menemui akarnya dengan mengunjungi kediaman wartawan senior, Asnawi Harahap, di Kampung Durian Tiga Batang, Kecamatan Luhak Nan Duo, Selasa (10/2/2026).
AJO Pasbar dipimpin langsung oleh Ketua Muhammad Fadli, didampingi jajaran pengurus. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk takzim dan penghormatan generasi penerus kepada sosok yang dianggap sebagai “Ayah” bagi insan pers di Bumi Tuah Basamo.
Suasana haru dan penuh kehangatan menyeruak saat rombongan tiba. Di sana, lintas generasi jurnalis ini larut dalam nostalgia. Asnawi Harahap, pria kelahiran 17 Agustus 1954 yang telah malang melintang di dunia jurnalistik sejak 1985, membagikan kisah perjuangannya. Ia mengenang masa-masa sulit ketika berita masih ditulis tangan, foto diabadikan dengan kamera film, hingga perjuangan menitipkan amplop berita ke bus antarkota yang memakan waktu berhari-hari untuk sampai ke redaksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua AJO Pasbar, Muhammad Fadli, mengungkapkan bahwa kunjungan ini adalah pengingat bagi wartawan muda.
“Pak Asnawi adalah ayah bagi kami semua. Keteladanan beliau mengajarkan bahwa jurnalis harus berani, ikhlas, dan konsisten menyuarakan kebenaran meski dalam keterbatasan. Semangat inilah yang ingin kami warisi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Wisnu Utama menekankan pentingnya integritas.
“HPN 2026 ini menjadi momentum refleksi. Di tengah kemajuan teknologi dan kecepatan informasi, integritas dan keberanian yang dicontohkan Pak Asnawi tetaplah fondasi utama yang tak boleh luntur,” tambah Wisnu.
Sebagai wujud tali kasih dan kepedulian, AJO Pasbar menyerahkan bingkisan sembako berisi beras, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini menjadi simbol perekat hati antara junior dan senior.
Menyambut hangat kedatangan “anak-anaknya”, Asnawi Harahap memberikan petuah berharga. Ia mengingatkan agar wartawan muda tidak gentar menghadapi tantangan zaman.
“Jurnalisme itu bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan hati. Jangan pernah takut untuk menyuarakan kebenaran, walau rintangan dan tekanan datang silih berganti,” pesan Asnawi dengan tegas.
Kunjungan AJO Pasbar ini menjadi catatan tersendiri dalam HPN 2026. Pertemuan ini menegaskan bahwa kemajuan pers di Pasaman Barat tidak lepas dari jejak langkah para pendahulu, dan AJO Pasbar berkomitmen untuk terus merawat warisan nilai-nilai luhur tersebut.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









