PADANG, SUMBAR.NEWSLINE.ID – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka perhelatan Minang Halal Fest 2026. Kegiatan strategis ini dipusatkan di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, pada Jumat (16/1/2026).
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Minang Halal Fest bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk memperkokoh ekosistem halal di Sumatera Barat. Menurutnya, potensi Sumbar sangat besar karena didukung oleh modal sosial dan budaya yang kental dengan nilai Islam.
“Nilai-nilai syariah sudah lama hidup dalam masyarakat kita melalui falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Oleh sebab itu, pengembangan industri halal, gaya hidup halal (halal lifestyle), dan keuangan syariah sangat relevan dan menyatu dengan jati diri Ranah Minang,” tegas Mahyeldi.
Kabar gembira juga disampaikan Gubernur bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Pada tahun 2026 ini, Sumatera Barat mendapatkan alokasi sertifikasi halal gratis yang cukup besar melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, tahun ini Sumbar mendapatkan alokasi lebih dari 32 ribu sertifikasi halal gratis. Ini peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk UMK kita,” ungkapnya.
Mahyeldi meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, perbankan syariah, hingga pendamping halal, untuk bersinergi agar kuota tersebut terserap maksimal. “Kita ingin prosesnya cepat dan tertib, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Rifki Ismal, menyatakan dukungan penuh Bank Indonesia terhadap inisiatif ini. Pihaknya berkomitmen memperkuat peran Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi umat.
“Kami mendukung penguatan tata kelola dan pengembangan kawasan masjid ini sebagai pusat ekonomi yang inklusif. Minang Halal Fest diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah, baik di Sumbar maupun nasional,” ujar Rifki.***
Penulis : Syafril Erizon
Editor : Ajo Uban









