PASAMAN BARAT, SUMBAR.NEWSLINE.ID – SMA Negeri 1 Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap krisis kemanusiaan di Palestina dengan menggelar aksi penggalangan dana. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata solidaritas Keluarga Besar SMAN 1 Pasaman terhadap penderitaan rakyat Palestina yang terus menjadi korban kekerasan dan blokade berkepanjangan.
Menurut salah seorang pengajar dan juga tim penggalangan donasi, Bapak Drs. Mon Eferi M, M.Si. yang akrab dipanggil Pak Mon, penggalangan donasi ini telah dimulai sejak Senin (13 Oktober 2025), dan direncanakan akan ditutup sementara pada Kamis (16 Oktober 2025) untuk kemudian disalurkan melalui Dinas Pendidikan Sumatera Barat, bersama bantuan dari seluruh SMA dan SMK se-Sumatera Barat.
“Aksi ini melibatkan seluruh warga sekolah siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali murid yang turut berpartisipasi dengan menitipkan donasi melalui anak-anak mereka”, lanjut Pak Simon.
Meskipun lebih dari 150 negara anggota PBB telah mengakui kemerdekaan Palestina, agresi militer masih terus berlangsung. Serangan terhadap warga sipil, termasuk pengungsi yang tengah mengantre bantuan makanan, menjadi potret nyata pelanggaran hak asasi manusia yang tak kunjung usai. Dalam konteks ini, Indonesia konsisten berada di garis depan, menyuarakan dukungan dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk melalui jalur pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Pasaman tidak hanya menanamkan nilai empati dan kepedulian global kepada para siswa, tetapi juga memperkuat peran institusi pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Semangat kemanusiaan ini diharapkan menjadi bekal moral bagi generasi muda dalam membangun dunia yang lebih adil dan berperikemanusiaan. (*)









